Kepala KUA Tewas Ditusuk karena Ribut Masalah Parkir, Begini Kronologi Lengkapnya!
Table of Contents
Kepala KUA Tewas Ditusuk: Kronologi Lengkap Kasus Parkir di OKU Selatan
Partaiberita.com – Tragedi memilukan terjadi di Kabupaten OKU Selatan ketika Ugarman Susanto, Plt Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pulau Beringin, kehilangan nyawanya akibat tusukan pisau. Peristiwa ini bermula dari perselisihan sepele terkait tempat parkir kendaraan yang kemudian berkembang menjadi konflik berdarah. Polisi berhasil menangkap dua tersangka dalam waktu kurang dari sembilan jam setelah kejadian.
Kedua tersangka yang diamankan adalah RS berusia 32 tahun dan PB berusia 25 tahun. Keduanya diamankan di lokasi berbeda pada hari yang sama dengan kejadian. Operasi penangkapan dilakukan dengan strategi penutupan akses keluar wilayah dan pendekatan persuasif kepada warga setempat untuk memastikan tidak ada tersangka yang berhasil melarikan diri.
Kronologi Peristiwa dari Awal hingga Akhir
Semua bermula ketika korban hendak memarkir kendaraannya di depan rumah salah satu tersangka yang merupakan tetangga. Tersangka PB merasa kehadiran mobil tersebut mengganggu akses jalan sehingga meminta korban memindahkan kendaraannya. Meskipun korban sempat memindahkan kendaraan dan kembali ke kantornya, perselisihan muncul kembali ketika ia hendak meninggalkan tempat bersama seorang saksi mata.
Pada saat itu, tersangka PB diduga mendorong korban. Tak lama kemudian, tersangka RS mengeluarkan sebilah pisau dengan gagang kayu dan menusukkan ke dada sebelah kiri korban sebanyak satu kali. Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Masjid Suadak, Desa Pulau Beringin Utara. Korban yang berusia 56 tahun tersebut meninggal dunia di tempat kejadian.
Respons dan Komitmen Kepolisian
Kami dari Polres OKU Selatan turut berduka cita dan berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Ugarman Susanto, selaku Plt KUA Pulau Beringin.
Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, menjelaskan bahwa keberhasilan menangkap para pelaku dalam waktu singkat mencerminkan keseriusan kepolisian dalam menangani kasus-kasus yang meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk hadir, bekerja, dan memberikan kepastian hukum kepada warga.
Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir, bekerja dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Kapolres menyampaikan pernyataan tersebut pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kasus ini kini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi tambahan jika ada yang mengetahui perkembangan kasus ini.
Dampak dan Reaksi Masyarakat Lokal
Kematian Kepala KUA Tewas Ditusuk ini mendapat perhatian luas dari masyarakat OKU Selatan. Banyak warga yang mengungkapkan rasa sedih dan terkejut atas peristiwa yang menimpa seorang pejabat agama yang dikenal baik oleh masyarakat setempat. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari konflik yang berujung kekerasan.
Proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Keluarga korban telah dimintai keterangan dan akan didampingi oleh pihak kepolisian selama proses penyelidikan berlangsung. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan kasus melalui media resmi Polres OKU Selatan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus
Berapa lama waktu yang dibutuhkan polisi untuk menangkap tersangka? Polisi berhasil menangkap kedua tersangka dalam waktu kurang dari sembilan jam setelah kejadian.
Apa penyebab utama konflik ini? Konflik bermula dari sengketa kecil terkait tempat parkir kendaraan di depan rumah salah satu tersangka.
Dimana lokasi tepatnya peristiwa terjadi? Peristiwa terjadi di Jalan Masjid Suadak, Desa Pulau Beringin Utara, Kabupaten OKU Selatan.
Bagaimana status kasus saat ini? Kasus sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
