Women

Bau Kaki Tak Kunjung Hilang? Kebiasaan Sepele Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

kaki_berlubang_dan_bau-ICBF_large
Foto : Jennifer Miller - partaiberita.com
Table of Contents
  1. Bau Kaki Tak Kunjung Hilang? Kenali Penyebab dan Solusinya
  2. FAQ: Pertanyaan Umum tentang Bau Kaki
  3. Related Reading

Bau Kaki Tak Kunjung Hilang? Kenali Penyebab dan Solusinya

Partaiberita.com – Bau Kaki Tak Kunjung Hilang meski sudah rutin membersihkan kaki? Banyak orang merasa frustrasi ketika aroma tidak sedap pada kaki terus muncul meskipun sudah melakukan perawatan. Padahal, masalah ini sering kali disebabkan oleh kebiasaan sepele yang jarang disadari. Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan tidak mengangin-anginkan sepatu atau membiarkan kaus kaki dipakai selama beberapa hari berturut-turut. Lingkungan yang lembap dan tertutup di dalam alas kaki menciptakan kondisi sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak.

Kondisi Medis di Balik Bau Kaki Membandel

Akibat dari kondisi tersebut, muncul gangguan kulit yang disebut sebagai pitted keratolysis. Kondisi ini ditandai dengan permukaan telapak kaki yang terlihat memiliki lubang-lubang kecil, menyerupai kawah mini. Selain perubahan visual pada kulit, aroma tidak sedap juga sering kali menyertai. Dokter sekaligus figur publik di media sosial, dr. Cecep Hermawan, menyoroti hal ini melalui unggahan videonya di Instagram.

“Harus berapa kali sih diingetin, yang kaus kakinya dipakai berhari-hari, dan sepatu enggak pernah dijemur. Mau nunggu jadi kayak gini (Pitted Keratolysis)?”

Menurut dr. Cecep, yang dikutip pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026, kemalasan dalam merawat kebersihan alas kaki merupakan faktor utama. Ia menjelaskan bahwa bakteri Corynebacterium dan kelompok sejenisnya sangat menyukai tempat yang hangat, lembap, serta tertutup dalam jangka waktu lama. Mikroorganisme ini menghasilkan enzim tertentu yang secara bertahap menguraikan keratin, yaitu lapisan paling luar dari kulit telapak kaki.

“Bakteri (Corynebacterium dan sejenisnya) itu betah banget di kaki yang lembab, hangat, dan ketutup lama. Nah, bakteri ini ngeluarin enzim yang ngelarutin keratin alias lapisan kulit paling luar telapak kaki kita. Makanya muncul lubang-lubang kecil kayak kawah,” jelasnya.

Tips Mencegau Bau Kaki Tak Kunjung Hilang

Dengan demikian, menjaga kebiasaan baik seperti rutin menjemur sepatu dan mengganti kaus kaki secara teratur dapat membantu mencegah kondisi tersebut. Langkah sederhana ini cukup efektif untuk menjaga kesehatan kulit kaki dan menghindari bau yang mengganggu. Selain itu, pastikan kaki selalu kering sebelum memakai alas kaki. Anda juga bisa menggunakan bedak kaki untuk menyerap kelembapan berlebih.

Jika masalah bau kaki tidak kunjung membaik meskipun sudah melakukan perawatan rutin, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Kondisi tertentu seperti infeksi jamur atau gangguan hormonal juga bisa menjadi penyebab. Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan kaki, Anda bisa membaca artikel terkait di Women Okezone.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Bau Kaki

1. Apa yang menyebabkan bau kaki tak kunjung hilang? Bau kaki yang membandel biasanya disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak di lingkungan lembap dan tertutup, seperti di dalam sepatu atau kaus kaki yang tidak diganti.

2. Apakah pitted keratolysis berbahaya? Pitted keratolysis bukan kondisi berbahaya, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bau tidak sedap. Kondisi ini bisa diatasi dengan menjaga kebersihan kaki dan alas kaki.

3. Kapan harus ke dokter untuk masalah bau kaki? Segera konsultasikan ke dokter jika bau kaki disertai ruam, gatal berlebihan, atau perubahan warna kulit yang tidak normal.

4. Bagaimana cara mencegah bau kaki dengan efektif? Ganti kaus kaki setiap hari, jemur sepatu secara rutin, dan pastikan kaki selalu kering sebelum memakai alas kaki. Penggunaan bedak kaki juga membantu menyerap kelembapan.

Leave a Comment