Kunjungan Kerja ke Prancis, Presiden Tetap Pantau Iduladha di Masjid Istiqlal
Important Visit – During his Important Visit to France, President Prabowo Subianto tidak bisa merayakan Hari Raya Iduladha secara langsung di Indonesia karena sedang menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri. Meski berada di Prancis, ia tetap memperhatikan pelaksanaan Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, Presiden bersikap aktif dalam mengawasi persiapan ritual tahunan ini, termasuk melalui koordinasi dengan KBRI Paris dan tim pendamping. “Pak Presiden memberikan perhatian khusus meski sedang dalam Important Visit ke Prancis, karena Iduladha adalah bagian penting dari budaya dan identitas bangsa,” jelas Nasaruddin kepada media, Rabu (27/5/2026).
Intensifikasi Pengawasan dari Paris
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen dalam memastikan Iduladha berjalan lancar meskipun sedang menjalankan tugas di Prancis. Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama Important Visit, yang mencakup pertemuan diplomatik, kunjungan ke institusi budaya, serta memantau kesiapan ibadah besar di Indonesia. Menurut Nasaruddin, pihak KBRI Paris terus mengirimkan laporan berkala tentang kondisi Masjid Istiqlal, termasuk kemajuan pembangunan infrastruktur dan keamanan selama pelaksanaan Iduladha. “Pak Presiden meminta pemantauan intensif, termasuk melalui sesi rapat virtual dengan jemaah dan pengurus masjid,” tambahnya.
“Walaupun berada di luar negeri, Pak Presiden tetap terlibat dalam setiap aspek Iduladha di Istiqlal, buktinya kami rutin memberikan laporan dan mendapatkan instruksi,” kata Nasaruddin dalam wawancara eksklusif.
Keberhasilan Persiapan di Jakarta
Persiapan Iduladha di Masjid Istiqlal terlihat sangat matang, meski Presiden tidak bisa hadir secara langsung. Pihak KBRI Paris mengatakan bahwa seluruh sistem logistik, termasuk distribusi kurban dan pengaturan jadwal salat, telah siap sebelumnya. “Semua persiapan telah dikoordinasikan dengan pihak terkait, sehingga tidak ada hambatan meski Pak Presiden berada di Prancis,” jelasnya. Selain itu, jumlah jemaah yang datang ke masjid mencapai ratusan, yang terdiri dari masyarakat umum, tokoh agama, serta pejabat pemerintah. Kehadiran mereka menggambarkan antusiasme masyarakat dalam merayakan hari raya yang menjadi momen penting dalam kehidupan beragama.
Kehadiran Wakil Presiden dan Keluarga
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta istrinya Selvi Ananda dan dua anak mereka turut mengikuti salat Iduladha di Masjid Istiqlal. Mereka tiba sekitar pukul 06.30 WIB, diapit oleh pengurus masjid dan jemaah yang telah berkumpul sejak subuh. Kehadiran Wapres dan keluarga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kelancaran Iduladha, terlepas dari rangkaian tugas Important Visit yang sedang dijalani Presiden. “Kehadiran Pak Wapres memberikan semangat kepada jemaah, terutama dalam mengampanyekan spirit kebersamaan dan keimanan,” kata salah seorang pengurus masjid.
Salah satu prioritas dalam Important Visit ke Prancis adalah memastikan kegiatan keagamaan di Indonesia tetap berjalan sesuai rencana. Presiden memberikan arahan langsung kepada Menteri Agama dan Sekretaris Kabinet untuk memaksimalkan koordinasi antara pihak KBRI dan pengurus masjid. “Pak Presiden memahami bahwa Iduladha memiliki makna mendalam, dan ia ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan aman dan makmur,” terang Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet yang mendampinginya di Prancis.
Sikap Jemaah terhadap Pantauan Presiden
Jemaah di Masjid Istiqlal memperlihatkan antusiasme tinggi terhadap perhatian Presiden selama Important Visit. Banyak di antara mereka menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap perayaan Iduladha. “Kehadiran Pak Presiden di sini adalah bukti bahwa keagamaan tidak pernah terlepas dari agenda pemerintahan, terutama saat ada kegiatan besar seperti ini,” ujar salah seorang jemaah. Selain itu, jemaah juga mengharapkan agar pemerintah terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat dalam menjaga keharmonisan antara kebijakan negara dan tradisi keagamaan.
Dalam Important Visit ke Prancis, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan perhatian luar biasa terhadap Iduladha di Masjid Istiqlal. Hal ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, terlepas dari jarak fisik yang memisahkan presiden dari pelaksanaan ibadah langsung. Selain itu, penjelasan yang diberikan oleh Menteri Agama dan Sekretaris Kabinet menunjukkan bahwa pemerintah memprioritaskan kegiatan yang memiliki dampak sosial dan budaya signifikan. “Dukungan Pak Presiden dari Prancis membantu memastikan Iduladha menjadi momen kebanggaan untuk seluruh umat Muslim di Indonesia,” pungkas Nasaruddin.
