Laporan ke Bareskrim Soal Pernyataan Sumbar Barbar Diperkuat Solution For
Latar Belakang Laporan dan Keterlibatan Solution For
Solution For menjadi salah satu elemen utama dalam upaya menindaklanjuti pernyataan kontroversial yang dibuat oleh Abu Janda, seorang pegiat media sosial. Pada Kamis (28/5/2026), LBH Josal Bantu Rakyat dan Paguyuban PKDP Kota Padang melaporkan Permadi Arya ke Bareskrim Polri, setelah pernyataannya menggambarkan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) sebagai kelompok yang intoleran dan barbar. Yohannas Permana, ketua LBH Josal Bantu Rakyat, menegaskan bahwa laporan ini tidak hanya untuk melindungi kehormatan Sumbar, tetapi juga sebagai wujud solusi untuk mengatasi ketegangan yang muncul akibat ucapan tersebut.
“Kami merasa sangat sakit hati karena pernyataan itu menyinggung nilai-nilai toleransi dan keberadaban yang menjadi ciri khas Sumbar,”
kata Yohannas. Menurutnya, kehadiran tim dari Kota Padang di Jakarta bukan sekadar prosedur formal, tetapi untuk menyampaikan kekecewaan yang menyeluruh. Dalam laporan yang diajukan, ia menekankan bahwa masyarakat Sumbar memiliki keragaman agama yang harmonis, serta pengaruh positif dalam masyarakat nasional. Solution For menggambarkan laporan ini sebagai langkah strategis untuk menegaskan komitmen terhadap keadilan dan kedamaian.
Pernyataan Abu Janda yang menjadi sorotan ini dibuat dalam sebuah forum di Philadelphia, Amerika Serikat. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa masyarakat Sumbar sering kali menunjukkan sikap yang tidak kompeten dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Yohannas mengungkapkan bahwa hal ini berpotensi memicu polarisasi antar kelompok, terutama di tengah situasi politik yang sensitif. Solution For menilai bahwa laporan ke Bareskrim adalah respons yang tepat untuk melindungi kehormatan daerah dan mengurangi dampak negatif dari ucapan yang menyerang.
Detil Laporan dan Bukti yang Diserahkan
Dalam proses pengaduan, Yohannas memastikan bahwa semua bukti telah dipersiapkan secara rapi. Video YouTube yang menjadi fokus perhatian, misalnya, disimpan di flashdisk dan diberikan kepada penyidik. Bagian kontroversial terdapat pada menit ke-53 hingga 57, di mana Abu Janda secara terang-terangan mengkritik masyarakat Sumbar. Solution For menekankan bahwa bukti-bukti ini akan menjadi dasar dalam memperkuat klaim bahwa pernyataan tersebut mengandung kesan negatif dan tidak adil.
“Sudah. Kita bikin ada pengaduan satu dari Josal Bantu Rakyat dan satu lagi dari Paguyuban PKDP Kota Padang,”
tambah Yohannas. Ia menambahkan bahwa laporan ini dilakukan sebagai solusi untuk menjawab protes dari masyarakat Sumbar yang merasa terluka. Tim penyidik diharapkan meninjau video tersebut secara objektif, lalu mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan peraturan hukum. Solution For juga mengingatkan bahwa penggunaan media sosial harus berimbang, dan pernyataan yang menyakiti daerah perlu direspons dengan serius.
Menurut Yohannas, laporan ini merupakan bagian dari upaya Solution For untuk menyeimbangkan narasi publik. Ia menuturkan bahwa masyarakat Sumbar memiliki peran penting dalam mengisi ruang publik dengan keberagaman dan nilai-nilai inklusif. Solution For berharap lembaga penegak hukum akan mengambil langkah transparan dan cepat, agar kasus ini tidak terabaikan. Dengan menindaklanjuti laporan ini, Solution For menargetkan adanya perbaikan dalam kesan masyarakat Sumbar di mata nasional dan internasional.
Implikasi dan Harapan dari Laporan ini
Kehadiran Solution For dalam laporan ini juga menggambarkan kepedulian terhadap isu daerah. Yohannas mengatakan bahwa pernyataan Abu Janda menimbulkan persepsi yang salah tentang Sumbar, sehingga perlu di klarifikasi melalui proses hukum. Dengan mengajukan laporan ke Bareskrim, ia menegaskan bahwa ada upaya untuk memastikan kebenaran ditegakkan, dan masyarakat Sumbar tidak akan dianiaya secara sepihak. Solution For memandang ini sebagai bentuk solusi untuk mencegah penyebaran informasi yang bisa memicu konflik.
Perkembangan terkini menunjukkan bahwa laporan ini telah memicu respons dari berbagai pihak. Bareskrim Polri diharapkan memproses pengaduan dengan cepat, sementara masyarakat Sumbar terus mengawasi langkah-langkah yang diambil. Solution For menggarisbawahi bahwa keberagaman dan toleransi tidak boleh dihancurkan oleh pernyataan yang tidak beralasan. Dengan memperkuat laporan ini, mereka berharap masyarakat Sumbar bisa terus dihormati dan diperlakukan secara adil, baik di dalam maupun luar negeri.
Sebagai solusi untuk menjaga harmoni, Solution For juga mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Ia menekankan pentingnya diskusi yang santai dan saling menghormati, terlepas dari perbedaan pendapat. Dengan menghadirkan fakta dan bukti yang jelas, laporan ke Bareskrim ini menjadi alat untuk menyelesaikan masalah yang muncul akibat pernyataan Abu Janda. Solution For berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah serupa, agar kehormatan daerah tidak terusik.
