Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Eks Arsenal Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada – Gagal Perkuat Timnas Ghana di Piala Dunia 2026?

Published Juni 13, 2026 · Updated Juli 20, 2026 · By Richard Thomas - partaiberita.com

Foto : Richard Thomas - partaiberita.com

Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, Gagal Perkuat Timnas Ghana di Piala Dunia 2026

Partaiberita.com – Thomas Partey, mantan pemain Arsenal yang kini bermain untuk Villarreal, mengalami hal mengejutkan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai. Pengajuan visa masuk Kanada untuk Partey ditolak, sehingga ia tidak bisa menghadiri pertandingan pembuka Timnas Ghana melawan Timnas Panama. Pemanggilan Partey ke Kanada sejak awal telah menjadi sorotan, terutama karena kontribusinya yang signifikan selama bermain di level internasional. Namun, penolakan ini berdampak langsung pada kemampuannya untuk turut serta dalam laga-laga penting, termasuk pertandingan pembuka.

Berita Penolakan Visa Muncul Sebelum Kualifikasi

Penolakan visa Partey terungkap beberapa hari sebelum jadwal pertandingan resmi Piala Dunia 2026 diumumkan. Sejumlah sumber mengatakan bahwa keputusan ini diambil oleh pemerintah Kanada setelah mempertimbangkan kasus hukum yang sedang dihadapi pemain asal Ghana tersebut. Selama ini, Partey dianggap sebagai salah satu pemain kunci dalam skuad Ghana, terutama karena pengalamannya di pertandingan besar. Meski tidak bisa bermain, ia tetap diharapkan bisa memberikan dampak positif melalui strategi dan pengalaman di balik lapangan.

“Kami sangat kecewa dengan penolakan visa Thomas Partey ke Kanada. Ini sangat mengganggu rencana kami untuk menghadirkan pemain terbaik di timnas,” ujar pelatih Ghana, Otto Addo, dalam wawancara eksklusif dengan Okezone. “Meski masalah hukumnya masih belum selesai, kami berharap pemerintah Kanada bisa mempertimbangkan ulang pengajuan visanya agar Partey bisa turut serta dalam perjalanan menuju Piala Dunia.”

Kasus Hukum dan Penolakan Visa

Thomas Partey telah menghadapi beberapa skandal hukum sejak 2022, termasuk tuntutan pemerkosaan di London, Inggris. Kasus ini memicu perdebatan tentang kelayakannya untuk tetap diizinkan bermain di tingkat internasional, meski ia telah meminta maaf dan berusaha memperbaiki reputasinya. Pengajuan visa ke Kanada dianggap sebagai upaya untuk menyelamatkan karier Partey, namun keputusan pemerintah menolak visanya menciptakan ketidakpastian besar. Sejumlah pelaku hukum di Kanada mengatakan bahwa Partey dinilai tidak memenuhi kriteria keamanan atau kepercayaan untuk menghadiri acara resmi negara.

Kasus hukum Partey juga mengundang perhatian media internasional, terutama karena ia dikenal sebagai pemain yang kerap terlibat dalam isu mengenai kepercayaan publik. Sejumlah jurnalis mengkritik pemerintah Kanada karena memutuskan penolakan visa meski Partey sudah memperlihatkan komitmen untuk menjalani proses hukum. Selain itu, timnas Ghana harus menghadapi tantangan lebih besar dalam membangun formasi dan strategi untuk menghadapi rival kuat di babak grup Piala Dunia 2026.

Kemungkinan Pengganti dan Strategi Timnas Ghana

Karena penolakan visa, Ghana harus mencari pengganti untuk mengisi posisi Partey. Pemain yang bisa menjadi alternatif termasuk David Sackey dan Jonathan Mensah, yang keduanya telah terbukti dalam pertandingan kualifikasi. Namun, ketiadaan Partey berdampak pada kekuatan tim, terutama di sektor pertahanan yang kini kehilangan sentuhan bertahan penuh. Sejumlah analis sepak bola mengatakan bahwa keabsenan Partey bisa memengaruhi peluang Ghana menembus babak semifinal, terlebih karena mereka akan menghadapi tim-tim kuat seperti Argentina, Prancis, dan Portugal.

Timnas Ghana pun berupaya memperkuat kekuatan tim melalui pengembangan pemain muda dan pemain pengganti yang memiliki kualitas sebanding. Meski begitu, Partey tetap dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Afrika, dan kehilangan kehadirannya di Piala Dunia 2026 bisa menjadi kerugian besar. Pemanggilan ke Kanada yang ditolak ini juga memicu spekulasi bahwa pemerintah mungkin mengambil langkah serupa terhadap pemain lain yang sedang menghadapi masalah hukum atau kontroversi.

Kemungkinan Solusi dan Dampak Jangka Panjang

Beberapa hari setelah penolakan visa Partey diumumkan, ada kemungkinan pemerintah Kanada meninjau ulang keputusannya. Dalam beberapa kasus sebelumnya, visa untuk pemain sepak bola internasional diizinkan setelah mereka membuktikan komitmen dan kepercayaan dari pihak terkait. Bagi Timnas Ghana, keputusan ini mungkin menjadi pelajaran berharga dalam memperkuat manajemen visa dan hubungan dengan negara-negara tuan rumah. Selain itu, Partey tetap memiliki peluang untuk bermain di kompetisi lain, seperti Liga Champions atau Piala Afrika, meski harus menunggu kepastian dari proses hukumnya.

Dengan menghadapi kehilangan Partey, timnas Ghana berharap bisa mengatasi kekurangan ini dengan keberhasilan pertandingan awal dan konsistensi penampilan pemain lain. Mereka juga berusaha membangun solidaritas dalam tim untuk menjaga performa optimal. Meski penolakan visa menjadi sorotan, Partey tetap berharap bisa kembali ke kancah internasional dan menunjukkan bahwa ia layak untuk diterima kembali. Keputusan pemerintah Kanada ini menjadi contoh bagaimana isu hukum bisa memengaruhi karier pemain di tingkat internasional, terlepas dari prestasi yang telah mereka capai.