Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Purbaya Sebut Danantara Mau Beli Saham Bursa

Published Agustus 5, 2026 · Updated Agustus 5, 2026 · By Richard Thomas - partaiberita.com

Foto : Richard Thomas - partaiberita.com

Danantara Ajukan Kepemilikan Saham BEI, Kemenkeu Belum Inisiasi

Inisiatif Sovereign Wealth Fund dalam Demutualisasi

Partaiberita.com – Sovereign Wealth Fund Danantara dilaporkan telah resmi mengajukan minat untuk menguasai porsi saham yang dimiliki oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah strategis ini sejalan dengan rencana demutualisasi yang menjadi amanat penting dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Melalui regulasi tersebut, tiga lembaga negara memiliki peluang menjadi pemegang saham di bursa efek, yaitu Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, serta Danantara.

"Kami belum mengajukan pembahasan untuk beli saham, tapi kalau saya nggak salah Danantara sudah mengajukan untuk membeli saham Bursa," ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing pada Rabu (5/8/2026).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa saat ini rancangan teknis demutualisasi masih terus disusun oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari ketiga institusi yang berpotensi, Danantara dinilai telah melangkah lebih cepat dalam mengajukan kepemilikan saham BEI. Sementara itu, Kementerian Keuangan belum memulai pembahasan formal mengenai hal serupa. Proses ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat agar pasar modal Indonesia semakin kompetitif di tingkat regional.

Komitmen Rosan Roeslani untuk Struktur Kepemilikan BEI

Secara terpisah, Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer (CEO) Danantara menegaskan komitmen lembaganya untuk berpartisipasi dalam struktur kepemilikan BEI. Ia menilai bahwa proses demutualisasi merupakan momen krusial guna meningkatkan tata kelola serta transparansi pasar modal di dalam negeri. Keterlibatan Danantara diharapkan dapat memberikan stabilitas jangka panjang bagi perkembangan industri keuangan nasional.

Rosan menambahkan bahwa keterlibatan Sovereign Wealth Fund sebagai pemegang saham bursa merupakan praktik yang sudah lazim dilakukan oleh pengelola dana abadi di berbagai negara. Langkah ini diyakini dapat memperkuat tingkat kepercayaan para pelaku pasar terhadap institusi keuangan domestik. Dengan demikian, investor baik lokal maupun asing akan lebih yakin untuk menempatkan modalnya di instrumen pasar modal Indonesia.

Prospek Demutualisasi dan Dampaknya bagi Pasar Modal

Demutualisasi BEI diyakini akan membawa perubahan signifikan dalam cara bursa efek beroperasi. Sebelumnya, BEI dikelola secara mutual dengan struktur kepemilikan yang dimiliki oleh anggotanya. Setelah demutualisasi, kepemilikan akan dialihkan kepada pihak-pihak strategis termasuk pemerintah dan lembaga keuangan negara. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta daya saing bursa di kancah internasional.

Para pengamat pasar modal optimis bahwa kehadiran Danantara sebagai pemegang saham akan membawa perspektif baru dalam pengelolaan aset strategis nasional. Selain itu, sinergi antara berbagai lembaga negara dalam kepemilikan saham BEI dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih terintegrasi. Investor diharapkan dapat merasakan manfaat dari struktur kepemilikan yang lebih transparan dan akuntabel.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Danantara dan Saham BEI

Apa itu Danantara? Danantara adalah Sovereign Wealth Fund Indonesia yang dibentuk untuk mengelola aset strategis nasional dan meningkatkan nilai investasi jangka panjang negara.

Mengapa BEI melakukan demutualisasi? Demutualisasi dilakukan sesuai amanat UU P2SK untuk mengubah struktur kepemilikan BEI dari mutual menjadi kepemilikan oleh pihak-pihak strategis termasuk pemerintah dan lembaga keuangan negara.

Apakah Danantara sudah resmi membeli saham BEI? Sampai saat ini, Danantara telah mengajukan minat untuk membeli saham BEI, namun proses formal masih dalam tahap pembahasan dengan OJK dan Kementerian Keuangan.

Berapa porsi saham yang ingin dimiliki Danantara? Porsi kepemilikan masih dalam tahap negosiasi, namun Danantara menargetkan menjadi salah satu pemegang saham utama bersama Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Bagaimana dampaknya bagi investor? Kepemilikan Danantara diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas dan tata kelola pasar modal Indonesia, sehingga menarik lebih banyak modal domestik maupun asing.

Related Reading