Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

RI-Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Hilirisasi dan Energi Terbarukan, Investasi Capai USD126,2 Juta

Published Agustus 6, 2026 · Updated Agustus 6, 2026 · By Michael Garcia - partaiberita.com

Foto : Michael Garcia - partaiberita.com

RI Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Investasi

Partaiberita.com – Jakarta — Indonesia dan Arab Saudi semakin memperkuat hubungan ekonomi bilateral melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai babak baru dalam kerja sama kedua negara. RI Arab Saudi Jajaki Kerja sama di bidang hilirisasi dan energi terbarukan, dengan total investasi yang telah mencapai USD126,2 juta. Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), bersama Fahad bin Abduljalil Al-Saif, Menteri Investasi Kerajaan Arab Saudi, resmi menandatangani MoU terkait promosi penanaman modal langsung.

Penandatanganan ini merupakan hasil dari berbagai diskusi intensif antara kedua belah pihak. MoU ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi kerangka strategis untuk meningkatkan arus investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi. Kedua negara sepakat untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pelaku usaha di masing-masing wilayah.

Transformasi Hubungan Bilateral

Menurut Rosan Roeslani, momen ini melampaui sekadar formalitas administratif. Nota kesepahaman ini menjadi fondasi strategis untuk mengangkat hubungan bilateral ke tingkat yang lebih maju dan produktif. RI Arab Saudi Jajaki Kerja sama yang lebih komprehensif, mencakup berbagai sektor prioritas yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

Hari ini bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman. Hari ini adalah tentang mentransformasikan persahabatan yang telah terjalin lama menjadi kerja sama ekonomi yang lebih kuat.

Kedua negara telah memiliki ikatan yang kuat selama beberapa dekade. Kini, fokus beralih pada peningkatan volume investasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian masing-masing pihak. Hubungan diplomatik yang solid menjadi modal penting dalam mendorong kerja sama ekonomi yang lebih mendalam.

Ekspansi Sektor Strategis dan Investasi

Rosan menyoroti ambisi untuk meningkatkan partisipasi bisnis dari kedua belah pihak. Target utamanya adalah mendorong lebih banyak perusahaan asal Arab Saudi untuk menanamkan modal di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi pelaku usaha Indonesia guna mengeksplorasi pasar di Arab Saudi. Kolaborasi akan difokuskan pada berbagai bidang krusial, termasuk hilirisasi sumber daya, manufaktur, pembangunan infrastruktur, energi baru terbarukan, logistik, sektor properti, serta teknologi digital.

Kami ingin melihat semakin banyak perusahaan Arab Saudi berinvestasi di Indonesia dan semakin banyak perusahaan Indonesia yang menjajaki peluang usaha di Arab Saudi. Kami juga ingin memperkuat kolaborasi di sektor-sektor strategis, mulai dari hilirisasi, manufaktur, infrastruktur, energi baru terbarukan, logistik, properti, hingga teknologi digital.

Sektor energi terbarukan menjadi salah satu fokus utama dalam kerja sama ini. Arab Saudi memiliki pengalaman signifikan dalam pengembangan energi terbarukan, sementara Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya alam dan lokasi strategis untuk proyek energi hijau. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan proyek-proyek inovatif yang berkelanjutan.

Realisasi Investasi dan Prospek Jangka Panjang

Data menunjukkan bahwa realisasi Foreign Direct Investment (FDI) dari Arab Saudi ke Indonesia telah mencapai angka USD126,2 juta. Angka ini mencakup periode dari tahun 2021 hingga Semester I tahun 2026. Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan investor Arab Saudi terhadap stabilitas ekonomi Indonesia dan potensi pasar yang besar.

Di tengah perubahan kondisi global, Rosan menilai bahwa investor saat ini lebih mengutamakan stabilitas politik dan ekonomi, kepastian hukum, serta peluang pertumbuhan jangka panjang. Faktor-faktor ini dinilai lebih penting dibandingkan pertimbangan biaya kompetitif semata dalam pengambilan keputusan investasi. Indonesia dinilai memiliki keunggulan komparatif dalam hal stabilitas makroekonomi dan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi transfer teknologi dan pengetahuan antara kedua negara. Indonesia dapat memanfaatkan pengalaman Arab Saudi dalam pengembangan sektor energi dan infrastruktur, sementara Arab Saudi dapat belajar dari model pembangunan ekonomi Indonesia yang inklusif.

FAQ: Kerja Sama RI Arab Saudi

Berapa total investasi Arab Saudi ke Indonesia? Total investasi Foreign Direct Investment (FDI) dari Arab Saudi ke Indonesia mencapai USD126,2 juta untuk periode 2021 hingga Semester I 2026.

Sektor apa saja yang menjadi fokus kerja sama? Fokus kerja sama mencakup hilirisasi, manufaktur, infrastruktur, energi baru terbarukan, logistik, properti, dan teknologi digital.

Siapa saja pejabat yang menandatangani MoU? MoU ditandatangani oleh Rosan Roeslani dari Indonesia dan Fahad bin Abduljalil Al-Saif dari Arab Saudi.

Apa manfaat utama kerja sama ini bagi Indonesia? Manfaat utama termasuk peningkatan arus investasi, transfer teknologi, dan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia.

Bagaimana prospek investasi jangka panjang? Investor Arab Saudi menilai stabilitas politik, kepastian hukum, dan peluang pertumbuhan jangka panjang sebagai faktor kunci dalam keputusan investasi di Indonesia.

Related Reading