BMKG: Tsunami Terjadi di Maurole Usai Gempa M7,7 NTT
BMKG Konfirmasi Tsunami di Maurole Pasca Gempa M7,7 di NTT
Partaiberita.com – BMKG - Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Mbae, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kejadian ini memicu gelombang tsunami yang terdeteksi di sejumlah lokasi.
Gempa tersebut bermagnitudo 7,7 dan berpusat 30 kilometer di arah timur laut Mbay-Nagekeo-NTT. Berdasarkan data resmi dari BMKG, gelombang tsunami telah teramati di berbagai titik dengan ketinggian bervariasi.
Tsunami akibat gempa Mag:7.7 (30 km TimurLaut Mbay-Nagekeo-NTT), telah terdeteksi di Bakalang-Alor (05:41WIB) 0.14m, Dompu (05:29WIB) 0.17m, Flores Timur (05:24WIB) 0.25m, Labuan Bajo (05:26WIB) 0.36m,
Lebih lanjut, BMKG menambahkan data deteksi lainnya yang tercatat pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
MAUROLE-ENDE (05:27WIB) 0.94m, PELABUHANKEWAPANTE-SIKKA (05:16WIB) 0.38m, SIKKA (05:03WIB) 0.19m,
Peringatan Dini Tsunami Dikeluarkan
Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter ini terjadi pada pukul 04.58 WIB di wilayah timur laut Mbay Nagekeo, NTT. Segera setelah kejadian, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak.
Wilayah yang masuk dalam cakupan peringatan dini meliputi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara.
BMKG juga melakukan pemutakhiran informasi terkait peringatan dini tersebut untuk memastikan masyarakat di wilayah-wilayah tersebut mendapatkan update terbaru mengenai potensi bahaya tsunami.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BMKG?BMKG is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BMKG matter?BMKG matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.