Gempa M5,3 Guncang Tahuna, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M5 3 Guncang Tahuna: BMKG Pastikan Tidak Ada Ancaman Tsunami
Partaiberita.com – Jakarta – Warga di kawasan barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali merasakan getaran kuat pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026. Peristiwa gempa bumi ini tercatat berkekuatan magnitudo 5,3 dan terjadi sekitar pukul 08.14 WIB. Gempa M5 3 Guncang Tahuna ini menjadi perhatian masyarakat karena getarannya cukup terasa hingga ke beberapa wilayah sekitar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera memberikan klarifikasi resmi mengenai kejadian tersebut.
Lembaga tersebut menegaskan bahwa gempa M5 3 Guncang Tahuna tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Berdasarkan data yang dihimpun, episenter gempa berada pada posisi 5,36 derajat Lintang Utara dan 125,34 derajat Bujur Timur. Kedalaman pusat gempa tercatat hanya 10 kilometer dari permukaan bumi, yang termasuk kategori gempa dangkal.
"#Gempa Mag:5.3, 14-Agu-26 08:14:48 WIB, Lok:5.36 LU,125.34 BT (195 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT), Kedlmn:10 Km," demikian keterangan resmi dari BMKG.
Detail Lokasi dan Dampak Gempa
Jarak episenter dari kota Tahuna mencapai sekitar 195 kilometer ke arah barat laut. Dengan kedalaman yang relatif dangkal, getaran gempa sempat dirasakan di beberapa wilayah sekitar. Masyarakat di Tahuna dan sekitarnya melaporkan bahwa getaran berlangsung selama beberapa detik. Gempa M5 3 Guncang Tahuna ini tidak menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan maupun infrastruktur.
BMKG kembali mengonfirmasi bahwa tidak ada potensi tsunami yang perlu diwaspadai masyarakat. Namun, lembaga tersebut juga memberikan catatan penting mengenai keakuratan data. Informasi awal mungkin berubah seiring dengan kelengkapan data seismik yang diterima.
"Tidak berpotensi tsunami. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," jelas BMKG dalam pernyataannya.
Informasi Tambahan dan Saran Keamanan
Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Sulawesi Utara, BMKG menyarankan untuk tetap waspada meskipun tidak ada ancaman tsunami. Gempa dengan magnitudo 5,3 yang terjadi di kedalaman 10 kilometer dapat memicu gempa susulan dalam beberapa hari ke depan. Warga disarankan untuk selalu siap siaga dan mengikuti informasi terbaru dari BMKG.
Laporan ini disusun oleh Awaludin untuk News Okezone. Media tersebut terus menyajikan informasi terkini dengan standar akurasi dan kepercayaan tinggi. Pembaca dapat mengikuti perkembangan berita politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya langsung dari sumber terpercaya. Untuk informasi lebih lanjut tentang gempa bumi, kunjungi halaman geologi Okezone.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa itu gempa M5,3? Gempa M5,3 adalah gempa bumi dengan magnitudo 5,3 pada skala Richter. Gempa dengan kekuatan ini termasuk dalam kategori gempa sedang dan dapat dirasakan oleh banyak orang.
Apakah gempa M5 3 Guncang Tahuna berpotensi tsunami? Tidak. BMKG telah memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena episenter berada di darat dan kedalaman relatif dangkal.
Berapa jarak episenter dari Tahuna? Episenter gempa berada sekitar 195 kilometer ke arah barat laut dari kota Tahuna.
Apakah ada gempa susulan yang mungkin terjadi? BMKG menyatakan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat disarankan untuk tetap waspada.