Gempa M5,8 Guncang Barat Laut Melonguane Sulut
Gempa M5 8 Guncang Barat Laut Melonguane: Detail Lengkap dan Informasi Terkini
Partaiberita.com – JAKARTA - Gempa M5 8 Guncang Barat Laut Melonguane, Sulawesi Utara, tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis sore, 13 Agustus 2026. Gempa bumi dengan magnitudo 5,8 ini mengguncang wilayah tersebut pada pukul 16.22 WIB dengan kedalaman 10 kilometer dari permukaan bumi. Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Utara mengingat kekuatan gempa yang cukup signifikan untuk dirasakan hingga ke beberapa wilayah terdekat.
Berdasarkan data resmi dari BMKG, pusat gempa terletak pada koordinat 6,64 Lintang Utara dan 125,87 Bujur Timur. Lokasi ini berada sekitar 306 kilometer barat laut dari kota Melonguane, ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud. Gempa M5 8 Guncang Barat ini terjadi di zona subduksi yang aktif, di mana lempeng samudra menunjam ke bawah lempeng benua, menghasilkan aktivitas seismik yang rutin terjadi di wilayah Sulawesi Utara.
"#Gempa Mag:5.8, 13-Aug-2026 16:22:51WIB, Lok:6.64LU, 125.87BT (306 km BaratLaut MELONGUANE-SULUT), Kedlmn:10 Km," demikian keterangan resmi dari BMKG mengenai kejadian ini.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG juga memberikan catatan penting bahwa informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data masih belum sepenuhnya stabil dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang diterima. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.
Posisi Geografis dan Potensi Gempa Susulan
Wilayah barat laut Melonguane merupakan kawasan yang secara geografis berada di dekat jalur patahan aktif. Gempa M5 8 Guncang Barat kali ini terjadi pada kedalaman dangkal, yaitu 10 kilometer, yang berarti getaran dapat dirasakan lebih kuat dibandingkan gempa dengan kedalaman lebih dalam. BMKG mencatat bahwa gempa dengan magnitudo 5,8 termasuk dalam kategori gempa sedang yang berpotensi menimbulkan kerusakan ringan pada bangunan yang tidak memenuhi standar tahan gempa.
Masyarakat di sekitar Melonguane dan wilayah sekitarnya diminta untuk tetap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan. Meskipun belum ada peringatan tsunami dari BMKG, masyarakat pesisir disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai gempa bumi dan peringatan dini, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau mengikuti akun media sosial mereka.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gempa M5 8 Guncang Barat
Apakah gempa M5 8 Guncang Barat kali ini berpotensi menimbulkan tsunami? Sampai saat ini, BMKG belum mengeluarkan peringatan tsunami. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer dengan pusat di daratan, sehingga potensi tsunami relatif kecil.
Berapa lama gempa M5 8 Guncang Barat dirasakan? Gempa dengan magnitudo 5,8 umumnya dirasakan selama beberapa detik hingga puluhan detik, tergantung pada jarak dari episenter dan kondisi geologi lokal.
Apakah ada gempa susulan yang diprediksi? BMKG menyatakan bahwa gempa susulan dapat terjadi dalam beberapa hari hingga minggu setelah gempa utama. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak panik.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya. Untuk update terkini, kunjungi halaman berita Okezone.