Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam Bawang Serentak, Potensi Panen Capai 2.795 Ton

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By Mary Miller - partaiberita.com

Foto : Mary Miller - partaiberita.com

Partaiberita.com –

Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam Bawang Serentak2>

Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam bawang putih secara serentak di 14 Polda pada Rabu, 19 Agustus 2026, menandai dimulainya program strategis Polri untuk menekan ketergantungan impor komoditas pangan strategis. Acara utama berlangsung di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dan mencakup tiga agenda sekaligus: penanaman serentak di seluruh wilayah Polda, pelaksanaan panen raya, serta peletakan batu pertama Gudang Ketahanan Pangan Polri.

Detail Pelaksanaan di Sembalun

Pemilihan Sembalun sebagai lokasi sentral bukan tanpa alasan. Kawasan dataran tinggi Lombok Timur telah lama dikenal sebagai sentra hortikultura NTB dengan kondisi agroklimat yang sesuai untuk budidaya bawang putih. Di lokasi tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung kegiatan tanam bersama petani setempat, sementara Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi—yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto—turut hadir mendampingi. Kehadiran kedua tokoh nasional ini menegaskan bahwa program bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen lintas lembaga untuk mendorong kemandirian pangan.

Skala Operasional dan Proyeksi Panen

Secara kuantitatif, program ini mengalokasikan total lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres di seluruh Indonesia. Sebanyak 110 kelompok tani dengan total 2.174 petani terdaftar sebagai pelaksana di lapangan. Berdasarkan luasan dan produktivitas rata-rata per hektare, estimasi potensi panen yang diharapkan mencapai 2.795 ton bawang putih. Angka tersebut, meskipun masih jauh dari total permintaan nasional, dinilai sebagai fondasi awal yang dapat diperluas secara bertahap pada musim tanam berikutnya.

Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam bersama petani di Sembalun juga menjadi simbol bahwa sinergi antara aparat keamanan, legislatif, dan sektor pertanian dapat menghasilkan dampak nyata bagi ketahanan pangan. Gudang Ketahanan Pangan Polri yang diresmikan pembangunannya pada hari yang sama akan berfungsi sebagai simpul distribusi untuk memastikan hasil panen tersalurkan secara efisien ke pasar domestik.

Perintah Presiden dan Tantangan Impor

"Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjut sehingga program ini bisa berjalan dengan baik."

Sigit menjelaskan bahwa upaya memutus ketergantungan pada pasokan luar negeri merupakan tantangan kolektif. Data terkini menunjukkan sekitar 90–95 persen kebutuhan bawang putih nasional masih tercukupi lewat jalur impor. Produksi domestik baru berada di kisaran 39–40 ribu ton per tahun, sementara permintaan dalam negeri telah melampaui 600 ribu ton per tahun. Kesenjangan ratusan ribu ton inilah yang menjadi alasan utama percepatan program.

"Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu. Kita telah mencapai swasembada bawang putih saat itu dan tentunya saat ini Bapak Presiden memerintahkan hal yang sama."

Dengan demikian, langkah yang diinisiasi di Sembalun diposisikan sebagai bagian dari percepatan menuju swasembada bawang putih nasional, mengacu pada keberhasilan serupa yang pernah diraih Indonesia di masa lalu. Polri berkomitmen mengawal program hingga tahap panen dan distribusi, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan kelompok tani di masing-masing wilayah.

Panduan FAQ

Di mana dan kapan acara tanam serentak ini dilaksanakan? Acara utama berlangsung di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Penanaman serentak di 14 Polda dilakukan secara simultan pada hari yang sama.

Berapa luas lahan dan berapa potensi panen dari program ini? Total lahan yang dialokasikan mencapai 279,5 hektare di 59 Polres. Estimasi potensi panen yang diharapkan adalah 2.795 ton bawang putih per siklus tanam.

Siapa saja tokoh nasional yang hadir di lokasi Sembalun? Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) hadir langsung memimpin dan mendampingi kegiatan tanam bersama petani setempat.

Bagaimana posisi program ini terhadap target swasembada bawang putih nasional? Program ini merupakan langkah awal percepatan. Dengan produksi domestik saat ini baru 39–40 ribu ton per tahun terhadap permintaan lebih dari 600 ribu ton, perlu perluasan lahan dan peningkatan produktivitas bertahap untuk mencapai swasembada penuh.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam Bawang?

Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam Bawang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam Bawang matter?

Kapolri dan Titiek Soeharto Tanam Bawang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.