Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KPK Telusuri Transaksi di Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil

Published September 14, 2026 · Updated September 14, 2026 · By Jennifer Miller - partaiberita.com

Foto : Jennifer Miller - partaiberita.com

KPK Periksa Aliran Dana di Rekening Tiga Saksi Kasus Bank BJB

Partaiberita.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aktivitas transaksi pada rekening sejumlah saksi dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB). Salah satu saksi yang dimintai keterangan ialah Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Ridwan Kamil ketika menjabat Gubernur Jawa Barat.

Pemeriksaan dilakukan pada Senin, 14 September 2026. Selain Randy, penyidik juga memeriksa Befiboi Rizqi Nurkanda, mantan staf honorer pada Bagian Rumah Tangga Gubernur Jawa Barat, serta Wena Natasha Olivia yang tercatat sebagai ibu rumah tangga.

Penelusuran rekening menjadi bagian dari langkah penyidik untuk memahami rangkaian transaksi yang berkaitan dengan perkara pengadaan iklan Bank BJB. Keterangan para saksi dapat membantu penyidik menilai tujuan, waktu, serta pihak-pihak yang terhubung dengan perpindahan dana yang ditemukan dalam pemeriksaan.

“Ketiga saksi hadir, penyidik mengkonfirmasi terkait transaksi-transaksi di rekening para saksi,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin.

Pemeriksaan Saksi dalam Penyidikan

Kehadiran tiga saksi tersebut tidak berarti mereka telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam proses penyidikan, KPK dapat meminta penjelasan dari pihak yang dipandang mengetahui suatu peristiwa, memiliki informasi terkait transaksi, atau berkaitan dengan dokumen serta alur keuangan yang sedang didalami.

Fokus pemeriksaan kali ini berada pada transaksi di rekening para saksi. Penyidik dapat mencocokkan keterangan yang disampaikan dengan data perbankan dan fakta lain dalam perkara. Proses itu penting untuk menyusun gambaran utuh mengenai dugaan penyimpangan dalam pengadaan iklan di Bank BJB.

Kasus ini menyangkut pengadaan iklan pada bank pembangunan daerah yang melayani kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di Jawa Barat serta Banten. Karena berkaitan dengan penggunaan dana dalam kegiatan bisnis dan promosi lembaga perbankan daerah, penyidikan diarahkan untuk menguji apakah seluruh proses pengadaan telah berjalan sesuai ketentuan.

Lima Orang Telah Menjadi Tersangka

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Empat orang di antaranya telah menjalani penahanan. Mereka adalah Widi Hartoto, Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Elang Sophan Jaya Kusuma.

Widi Hartoto atau WH diketahui menjabat Pemimpin Divisi Change Management Office Bank BJB. Ia juga pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB untuk periode 2020 hingga 2024.

Tersangka berikutnya ialah Ikin Asikin Dulmanan atau ID. Ia merupakan Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri sekaligus pemilik PT Antedja Muliatama. Dalam perkara yang sama, KPK juga menahan Suhendrik atau SHD, Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres.

Elang Sophan Jaya Kusuma atau SJK turut ditahan. Ia menjabat Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama. Keempat tersangka tersebut telah lebih dulu menjalani proses penahanan setelah KPK menetapkan mereka dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.

Sementara itu, mantan Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi, juga berstatus tersangka, tetapi belum ditahan. Status penahanan merupakan bagian yang terpisah dari penetapan tersangka dan dapat mengikuti kebutuhan penyidikan serta pertimbangan yang diterapkan penyidik.

Arti Penelusuran Rekening

Pendalaman terhadap transaksi perbankan lazim digunakan dalam penanganan perkara dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan. Dari catatan keuangan, penyidik dapat menelusuri pola perpindahan dana, hubungan antarpihak, serta kesesuaian antara transaksi dan keterangan yang diberikan selama pemeriksaan.

Namun, pemeriksaan rekening tidak dengan sendirinya membuktikan adanya pelanggaran oleh pemilik rekening. Nilai pembuktiannya akan dinilai bersama alat bukti lain, termasuk dokumen, keterangan saksi, dan penjelasan pihak yang diperiksa. Karena itu, setiap perkembangan penyidikan perlu ditempatkan dalam kerangka proses hukum yang masih berjalan.

Bagi publik, pemeriksaan ini menunjukkan bahwa penyidikan perkara pengadaan iklan Bank BJB masih terus dikembangkan. KPK tidak hanya memeriksa pihak yang telah berstatus tersangka, tetapi juga menggali informasi dari saksi-saksi yang dianggap relevan untuk memperjelas dugaan perbuatan serta aliran dana dalam kasus tersebut.

Rangkaian pemeriksaan terhadap Randy Kusumaatmadja, Befiboi Rizqi Nurkanda, dan Wena Natasha Olivia menambah bagian baru dalam pendalaman perkara. KPK masih mengumpulkan serta mengonfirmasi fakta-fakta yang diperlukan sebelum proses hukum bergerak ke tahap berikutnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is KPK Telusuri Transaksi di Rekening Eks Aspri?

KPK Telusuri Transaksi di Rekening Eks Aspri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK Telusuri Transaksi di Rekening Eks Aspri matter?

KPK Telusuri Transaksi di Rekening Eks Aspri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.