Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Polisi Tangkap 2 Orang Bawa Pisau dan Golok Menuju Titik Aksi Mahasiswa, Motifnya Didalami

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By Daniel Garcia - partaiberita.com

Foto : Daniel Garcia - partaiberita.com

Polisi Tangkap 2 Orang Bawa Pisau dan Golok ke Aksi Mahasiswa

Partaiberita.com – Polisi Tangkap 2 Orang Bawa senjata tajam menuju titik kumpul demonstrasi mahasiswa di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026). Polda Metro Jaya menggagalkan upaya tersebut sebelum kedua pelaku berhasil mencapai lokasi aksi. Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah jalannya demonstrasi yang menuntut perhatian terhadap sejumlah isu kebijakan negara. Langkah cepat aparat dinilai berhasil mencegah potensi gangguan yang dapat membahayakan keselamatan peserta aksi maupun warga sekitar.

Penemuan Senjata Tajam di Lokasi Aksi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa Satgas Gakkum menemukan dua benda tajam saat pelaksanaan aksi berlangsung. Satu bilah pisau ditemukan di tangan seorang mahasiswa berinisial AM, sedangkan satu bilah golok dibawa oleh seorang sopir ambulans yang berada di sekitar titik kumpul peserta demonstrasi. Kedua benda tajam tersebut langsung diamankan petugas sebelum sempat menimbulkan situasi yang tidak terkendali di lapangan.

"Dalam proses pelaksanaan aksi, ada temuan oleh Satgas Gakkum, ditemukan satu buah bilah pisau yang dibawa oleh oknum berinisial AM, ini masih didalami. Yang satu lagi satu buah golok yang dibawa oleh supir ambulans," ujar Budi, Selasa (18/8/2026).

Penemuan tersebut memicu langkah cepat dari petugas keamanan yang bertugas di lapangan. Kedua orang yang membawa senjata tajam langsung diamankan dan dibawa ke pos pemeriksaan untuk dilakukan identifikasi serta interogasi awal. Proses pengamanan dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu jalannya demonstrasi yang sedang berlangsung dan tidak menimbulkan kepanikan di antara ribuan peserta aksi yang hadir di lokasi.

Pemeriksaan Mendalam dan Pengungkapan Motif

Kedua orang tersebut kini menjalani pemeriksaan mendalam oleh pihak kepolisian. Tujuan utama pemeriksaan adalah mengungkap motif di balik tindakan membawa senjata tajam ke area aksi mahasiswa. Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh aspek akan ditelusuri secara menyeluruh, termasuk hubungan kedua pelaku dengan peserta demonstrasi, kemungkinan adanya unsur perencanaan sebelumnya, serta tujuan spesifik dari tindakan membawa benda tajam ke titik kumpul aksi.

"Saat sekarang untuk orang-orang tersebut masih didalami apakah niat membawa ini untuk apa, ini masih kami dalami," ujar Budi Hermanto.

Polisi turut memamerkan dua barang bukti yang telah diamankan, yakni pisau dan golok, sebagai bentuk transparansi kepada publik. Budi menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif guna mencegah potensi gangguan terhadap jalannya demonstrasi serta melindungi keselamatan aparat dan warga sekitar yang berada di kawasan tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa setiap peserta aksi memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan tidak membawa barang-barang yang dapat membahayakan orang lain.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, seluruh peserta aksi, barang-barang berbahaya, barang-barang benda tajam ini tidak boleh dibawa pada saat melaksanakan aksi," pungkas Budi Hermanto.

Peristiwa ini mengingatkan kembali pentingnya menjaga ketertiban selama pelaksanaan demonstrasi. Aparat keamanan mengimbau agar seluruh peserta aksi dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi tidak membawa benda-benda tajam atau barang berbahaya lainnya. Koordinasi antara panitia aksi dan pihak kepolisian juga diharapkan semakin diperkuat agar kegiatan unjuk rasa dapat berlangsung aman, tertib, dan menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di depan umum.

FAQ: Informasi Terkait Penangkapan

Di mana lokasi penangkapan terjadi? Penangkapan berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, yang menjadi titik kumpul aksi mahasiswa pada Selasa (18/8/2026). Lokasi tersebut merupakan salah satu titik strategis yang kerap digunakan sebagai pusat kegiatan demonstrasi di ibu kota.

Siapa yang melakukan penangkapan? Polda Metro Jaya melalui Satgas Gakkum yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban jalannya demonstrasi. Petugas bertindak cepat setelah menemukan benda tajam di tangan kedua pelaku.

Apa saja barang bukti yang diamankan? Satu bilah pisau yang dibawa oleh mahasiswa berinisial AM dan satu bilah golok yang dibawa oleh seorang sopir ambulans. Kedua barang bukti telah ditampilkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Apakah motif kedua pelaku sudah diketahui? Belum. Pihak kepolisian menyatakan bahwa motif di balik tindakan membawa senjata tajam masih didalami melalui proses pemeriksaan lanjutan. Hasil lengkap akan disampaikan setelah seluruh aspek investigasi selesai.

Apakah demonstrasi tetap berlangsung setelah penangkapan? Ya. Proses pengamanan dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu jalannya demonstrasi yang sedang berlangsung di lokasi tersebut. Ribuan peserta aksi tetap melanjutkan kegiatan mereka tanpa hambatan berarti.

Related Reading