Prabowo Usulkan KRI Ki Hajar Dewantara Dijual, Kemhan Sebut Sudah Tua dan Tak Ekonomis Diperbaiki
Kemhan Jelaskan Alasan di Balik Usulan Prabowo Menjual KRI Ki Hajar Dewantara
Partaiberita.com – Usulan Presiden Prabowo Subianto untuk melepas kapal perang latih TNI AL, KRI Ki Hajar Dewantara, mendapat penjelasan resmi dari Kementerian Pertahanan. Menurut Kemhan, keputusan tersebut berakar pada kondisi teknis kapal yang telah menua serta pertimbangan biaya perawatan yang kian tidak rasional.
Usia Kapal dan Beban Perbaikan
Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan, menyampaikan bahwa faktor utama di balik opsi penjualan adalah umur kapal yang sudah lanjut. Secara teknis, lanjutnya, melakukan perbaikan pada unit tersebut tidak lagi memberikan rasio biaya-manfaat yang wajar.
"Pertimbangan utamanya karena KRI Ki Hajar Dewantara merupakan kapal yang sudah berusia tua dan secara teknis dinilai tidak lagi ekonomis apabila dilakukan perbaikan," ujar Rico, Kamis (20/8/2026).
Nilai Ekonomi Pasca-Demiliterisasi
Rico menambahkan bahwa meskipun kapal tidak lagi layak untuk dipertahankan dalam armada, nilai materialnya tetap ada. Setelah melewati tahapan demiliterisasi atau dismantling, komponen-komponen kapal masih dapat menghasilkan manfaat finansial bagi negara. Oleh karena itu, opsi penjualan dipandang sebagai langkah yang menguntungkan secara fiskal.
"Setelah melalui proses demiliterisasi/dismantling, kapal tersebut masih memiliki nilai ekonomis, sehingga opsi penjualan dipandang dapat memberikan manfaat bagi negara," imbuhnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo Usulkan KRI Ki Hajar Dewantara?Prabowo Usulkan KRI Ki Hajar Dewantara is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo Usulkan KRI Ki Hajar Dewantara matter?Prabowo Usulkan KRI Ki Hajar Dewantara matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.