Selain Senpi, Polisi Temukan Sabu hingga 30 CD Porno di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah
Selain Senpi Polisi Temukan Sabu dan 30 CD Porno
Temuan Baru di Ruang Bekas Ketua Yayasan Sekolah Swasta
Partaiberita.com – Selain Senpi Polisi Temukan Sabu hingga 30 CD Porno — Pihak sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kembali melaporkan penemuan penting. Kali ini, temuan tambahan berupa narkotika serta puluhan keping CD video porno telah ditambahkan ke dalam barang bukti. Barang-barang ini ditemukan di dalam ruangan yang sebelumnya diyakini sebagai tempat kerja mantan ketua yayasan sekolah tersebut.
Kuasa hukum perwakilan sekolah, Hermawanto, menjelaskan rincian lengkap temuan tersebut kepada media pada Kamis (6/8/2026). Ia menyebutkan bahwa barang bukti yang berhasil dikumpulkan mencakup dua linting ganja, satu bungkus plastik yang diduga berisi sabu, serta satu bong botol plastik. Selain itu, ditemukan pula satu cangklong kaca, dua korek api gas, dan dua bong kaca. Yang menarik perhatian adalah keberadaan satu boks CD video porno yang berisi sekitar 30 keping.
"Temuan narkoba dua linting narkotika jenis ganja, satu bungkus plastik diduga berisi sabu, satu buah bong botol plastik, satu buah cangklong kaca, dua buah korek api gas, dua buah bong kaca dan satu boks CD video porno sekitar 30 CD," kata Hermawanto.
Seluruh barang bukti ini ditemukan pada malam hari, Rabu (5/8/2026). Sebelumnya, pihak sekolah telah mencatat penemuan besar berupa 995 pucuk senjata yang bervariasi dari airgun hingga senjata api. Penemuan senjata tersebut terjadi saat proses bongkar muat barang berlangsung pada tanggal 10 hingga 11 Juli 2026. Kini, semua barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Proses Hukum dan Pemberhentian Pejabat
Hermawanto menambahkan bahwa mantan ketua yayasan tersebut resmi diberhentikan dari jabatannya pada bulan April 2026. Menurut penjelasan kuasa hukum, orang tersebut diduga membawa kunci salah satu ruangan di sekolah yang kemudian diketahui menyimpan ratusan senjata. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam penyelidikan kasus tersebut.
"Status hukum jadi proses pemberhentian terhadap Ketua Pengurus yang sudah kami pecat, proses penonaktifan terhadap anggota pembina, sekarang sedang proses gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jadi sedang bergulir proses perkara perdatanya," ujarnya.
Saat ini, berbagai proses hukum terkait kasus tersebut masih terus berjalan di pengadilan. Pihak sekolah juga telah melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian untuk memastikan semua barang bukti ditangani dengan baik. Temuan tambahan ini diharapkan dapat memperkuat kasus yang sedang diproses secara hukum.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan jumlah senjata yang sangat besar dan dugaan penyalahgunaan fasilitas sekolah. Masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dalam mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Ini
Berapa jumlah senjata yang ditemukan sebelumnya? Pihak sekolah mencatat penemuan 995 pucuk senjata yang bervariasi dari airgun hingga senjata api.
Kapan temuan sabu dan CD porno ditemukan? Barang bukti tambahan ini ditemukan pada malam hari, Rabu (5/8/2026).
Siapa yang bertanggung jawab atas ruangan tersebut? Mantan ketua yayasan yang resmi diberhentikan pada bulan April 2026.
Di mana proses hukum sedang berjalan? Proses gugatan sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Siapa yang menangani penyelidikan kasus ini? Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan bertanggung jawab untuk menindaklanjuti seluruh barang bukti.