Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027, Kemenpar Soroti Potensi Festival Budaya

Published Oktober 18, 2026 · Updated Oktober 18, 2026 · By Betty Davis - partaiberita.com

Foto : Betty Davis - partaiberita.com

Festival Budaya Diproyeksikan Menguatkan Arah Pariwisata Indonesia pada 2027

Partaiberita.com – Wisata yang berpusat pada acara atau event tourism diperkirakan akan menjadi salah satu penggerak utama perjalanan di Indonesia pada 2027. Kementerian Pariwisata melihat pergeseran minat ini sebagai ruang penting untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan identitas daerah, tradisi, alam, dan kehidupan masyarakat setempat.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan pandangan tersebut saat membuka Launching Prambanan Shiva Festival 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026. Festival berbasis budaya dan spiritual dinilai memiliki posisi kuat karena tidak hanya menawarkan hiburan, melainkan juga pengalaman yang memiliki makna bagi pengunjung.

“Survei para ahli dalam Indonesia Tourism Outlook 2026-2027 menempatkan event tourism sebagai tren berwisata teratas yang diproyeksikan berkembang di Indonesia pada tahun 2027,” ujar Ni Luh Puspa.

Acara Wisata Membuka Ruang bagi Destinasi Berkarakter

Perkembangan wisata berbasis acara memberi peluang bagi banyak wilayah untuk memperkenalkan daya tarik khasnya secara lebih utuh. Sebuah festival dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal sejarah kawasan, kesenian lokal, kuliner, ritual, hingga lanskap alam yang melingkupinya.

Dalam konteks Indonesia, potensi itu sangat luas karena tiap daerah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang berbeda. Kegiatan yang dirancang dengan baik dapat mempertemukan kebutuhan wisatawan akan pengalaman baru dengan upaya pelestarian nilai budaya di destinasi. Dampaknya tidak berhenti pada jumlah kunjungan, tetapi juga dapat memperluas perhatian publik terhadap cerita dan karakter suatu daerah.

Ni Luh Puspa menilai tren tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengangkat beragam jenis perjalanan. Selain kegiatan budaya, peluang juga terbuka untuk wisata alam, wisata berbasis komunitas, perjalanan ziarah, serta retret spiritual. Pilihan perjalanan yang lebih personal dan bermakna semakin relevan bagi wisatawan yang ingin memperoleh pengalaman di luar kunjungan singkat ke lokasi populer.

Minat terhadap perjalanan spiritual dan budaya juga sejalan dengan catatan Global Wellness Economy Monitor 2025, yang menunjukkan peningkatan ketertarikan wisatawan pada pengalaman semacam itu. Bagi pelaku pariwisata, perkembangan ini menjadi pengingat bahwa kualitas pengalaman, suasana destinasi, serta keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam membangun acara wisata yang berkelanjutan.

Prambanan Shiva Festival dan Pengalaman yang Lebih Mendalam

Prambanan Shiva Festival 2027 diposisikan sebagai salah satu contoh acara yang dapat menjawab arah baru tersebut. Kawasan candi, ekspresi seni, dan tradisi keagamaan menjadi unsur yang membentuk karakter festival ini. Kombinasi itu memungkinkan pengunjung merasakan pertemuan antara warisan budaya, ruang spiritual, dan pertunjukan seni dalam satu perjalanan.

“Melalui perpaduan tradisi keagamaan, ekspresi seni, serta keagungan kawasan candi, Prambanan Shiva Festival dapat menghadirkan pengalaman spiritual dan budaya yang berdampak, sekaligus menjadi daya tarik kunjungan wisatawan,” tuturnya.

Keberadaan festival di kawasan bersejarah juga dapat membantu wisatawan memahami bahwa sebuah destinasi tidak semata-mata terdiri dari bangunan atau pemandangan. Nilai yang melekat pada tempat tersebut, termasuk tradisi yang terus dijaga masyarakat, dapat menjadi alasan kuat bagi seseorang untuk datang dan kembali berkunjung di masa mendatang.

Bagi daerah tujuan wisata, acara seperti ini perlu didukung oleh kesiapan layanan bagi pengunjung. Informasi yang mudah dipahami, akses yang tertata, pengalaman yang aman, serta penghormatan terhadap nilai budaya setempat akan menentukan kualitas perjalanan. Ketika elemen-elemen tersebut berjalan selaras, festival berpotensi memberi manfaat yang lebih luas bagi ekosistem pariwisata.

Pertumbuhan Perjalanan Menjadi Modal Positif

Optimisme terhadap peluang wisata dari penyelenggaraan festival juga ditopang oleh pertumbuhan perjalanan wisatawan domestik maupun kunjungan wisatawan asing. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 842,15 juta, meningkat 4,29 persen.

Pada periode yang sama, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 10,58 juta atau tumbuh 5,38 persen. Angka tersebut memperlihatkan adanya ruang bagi destinasi dan penyelenggara acara untuk merancang pengalaman yang relevan bagi dua kelompok pengunjung dengan kebutuhan yang beragam.

Wisatawan domestik dapat menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan acara di berbagai daerah, terutama ketika festival mampu menghadirkan alasan baru untuk melakukan perjalanan. Sementara itu, wisatawan asing berpeluang tertarik pada pengalaman yang tidak mudah ditemukan di negara lain, termasuk kekayaan seni, situs budaya, dan tradisi spiritual Indonesia.

Event tourism pada 2027 bukan hanya soal menghadirkan kalender kegiatan yang padat. Arah ini menuntut acara yang mempunyai identitas jelas, menghormati budaya yang diangkat, dan mampu memberi pengalaman berkesan bagi pengunjung. Dengan potensi budaya serta keragaman destinasi yang dimiliki Indonesia, festival dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas perjalanan wisata sekaligus memperkuat daya tarik nasional.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027?

Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027 matter?

Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.