Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menyusui Tak Hanya Tugas Ibu: Mengapa Peran Ayah Jadi Penentu Kelancaran ASI?

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Michael Garcia - partaiberita.com

Foto : Michael Garcia - partaiberita.com

Menyusui Tak Hanya Tugas Ibu: Mengapa Peran Ayah Sangat Penting?

Partaiberita.com – Selama ini, masyarakat sering kali memandang bahwa pemberian susu kepada bayi merupakan tanggung jawab eksklusif para ibu. Proses fisik menyusui memang dilakukan oleh ibu, namun kenyataannya menunjukkan bahwa kehadiran dan dukungan ayah memiliki nilai yang sangat signifikan dalam kelancaran ASI. Banyak pasangan yang belum sepenuhnya memahami bahwa keberhasilan menyusui tidak hanya bergantung pada kemampuan ibu, tetapi juga pada dukungan aktif dari sang ayah.

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono baru-baru ini menyoroti hal ini melalui unggahan videonya di Instagram. Ia menekankan bahwa dukungan emosional dari suami merupakan elemen krusial dalam perjalanan menyusui. Suami tidak hanya sebagai penonton pasif, melainkan pihak yang harus aktif membantu istri agar proses menyusui berjalan optimal. Tanpa dukungan ini, ibu sering kali merasa terbebani dan stres, yang dapat memengaruhi produksi susu.

"Masalahnya sekarang adalah bukan soal pemberian ASI itu tanggung jawab ibunya, tapi ayah yang punya anak yang sedang menyusu, itu juga butuh mendukung ibunya supaya ibunya itu tetap bisa memberikan ASI," kata Dante, dikutip Jumat (14/8/2026).

Dukungan Emosional dan Kesehatan Mental Ibu

Keberadaan pasangan di sisi ibu memiliki dampak nyata terhadap kesehatan mental sang ibu. Produksi susu yang lancar sangat bergantung pada ketenangan hati dan rendahnya tingkat kecemasan. Dante menjelaskan bahwa hubungan batin dan adanya jaringan bantuan dari orang-orang terdekat akan menentukan suksesnya masa menyusui. Ketika ayah terlibat aktif, ibu merasa lebih percaya diri dan mampu menghadapi tantangan menyusui.

"Karena bonding emosional dan dukungan dari lingkungan sekitarnya kepada ibu yang memberikan ASI itu sangat berpengaruh," ujarnya.

Peran ayah tidak terbatas pada dukungan emosional saja. Ayah juga dapat membantu dengan tugas-tugas rumah tangga, merawat bayi saat ibu sedang istirahat, atau bahkan menjadi pendamping saat menyusui. Keterlibatan ini menciptakan suasana yang nyaman bagi ibu untuk terus memberikan ASI eksklusif. Selain itu, ayah yang memahami pentingnya menyusui akan lebih sabar dan pengertian ketika menghadapi kesulitan-kesulitan kecil dalam proses menyusui.

Dari sisi kesehatan, menyusui yang lancar memberikan manfaat besar bagi bayi. ASI mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dan risiko penyakit yang lebih rendah. Oleh karena itu, dukungan ayah dalam memastikan kelancaran ASI merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan anak.

Bagi para ayah yang ingin mendukung proses menyusui, ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan. Pertama, tunjukkan apresiasi dan dukungan verbal kepada istri. Kedua, bantu dengan tugas-tugas domestik agar istri memiliki waktu lebih untuk istirahat. Ketiga, belajar tentang menyusui agar memahami kebutuhan istri. Keempat, jadilah pendamping aktif saat menyusui, baik secara fisik maupun emosional.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Peran Ayah dalam Menyusui

Apakah ayah benar-benar bisa membantu proses menyusui? Ya, ayah dapat membantu dengan dukungan emosional, tugas rumah tangga, dan menjadi pendamping saat menyusui. Keterlibatan ayah sangat memengaruhi ketenangan ibu dan kelancaran produksi ASI.

Berapa lama ASI eksklusif sebaiknya diberikan? Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi, dilanjutkan dengan makanan pendamping dan ASI hingga usia dua tahun atau lebih.

Bagaimana cara ayah mendukung istri saat menyusui? Ayah dapat memberikan dukungan verbal, membantu tugas domestik, belajar tentang menyusui, dan menjadi pendamping aktif saat menyusui. Dukungan ini menciptakan suasana nyaman bagi ibu.

Apakah stres ibu memengaruhi produksi ASI? Ya, stres dan kecemasan dapat memengaruhi produksi susu. Dukungan ayah membantu mengurangi tingkat kecemasan ibu, sehingga produksi ASI tetap lancar.

Dengan memahami bahwa menyusui bukan hanya tugas ibu, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung bagi ibu dan bayi. Keterlibatan ayah dalam proses menyusui merupakan langkah penting menuju keluarga yang sehat dan harmonis. Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan ibu dan anak, Anda dapat mengunjungi artikel terkait di Women Okezone.

Related Reading