Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Mitos atau Fakta: Toilet Jongkok Lebih Sehat untuk BAB?

Published Agustus 6, 2026 · Updated Agustus 6, 2026 · By Richard Thomas - partaiberita.com

Foto : Richard Thomas - partaiberita.com

Mitos atau Fakta: Toilet Jongkok Lebih Sehat untuk BAB?

Partaiberita.com – Mitos atau Fakta - Perbandingan antara toilet duduk dan toilet jongkok tidak hanya menyangkut kenyamanan semata, tetapi juga dampak kesehatan jangka panjang. Banyak orang meyakini posisi jongkok memberikan manfaat lebih baik saat buang air besar. Namun, apakah klaim tersebut benar adanya atau sekadar mitos belaka? Artikel ini akan mengulas fakta medis di balik posisi toilet yang sering diperdebatkan.

Perawat yang dikenal dengan nama Rizal membagikan pandangannya melalui akun X @afrkml. Ia menyatakan bahwa posisi jongkok lebih sesuai dengan anatomi tubuh manusia. Posisi ini membantu melancarkan proses BAB karena jalur keluarnya feses menjadi lebih lurus. Menurut penjelasan medis, posisi jongkok memungkinkan otot-otot di area panggul bekerja lebih efisien.

"Btw untuk ukuran kesehatan, jauh lebih baik toilet jongkok gaes drpd duduk krn posisi jongkok tuh lebih ergonomis & sesuai anatomi," tulis Rizal.

Menurut penjelasan Rizal, saat seseorang jongkok, sudut antara rektum dan anus akan terbuka lebih lebar. Hal ini membuat pengeluaran feses terasa lebih mudah. Posisi tubuh yang lebih rendah memungkinkan saluran pencernaan bekerja optimal. Proses eliminasi menjadi lebih cepat dan tidak memerlukan tenaga ekstra untuk mendorong feses keluar.

"Posisi jongkok bikin sudut antara rektum & anus jadi lebih kebuka sehingga jalur keluarnya feses relatif lebih lurus," lanjutnya.

Dari sisi medis, posisi jongkok juga membantu mencegah masalah kesehatan seperti wasir atau hemoroid. Ketika posisi duduk digunakan, tekanan pada area anus cenderung lebih tinggi. Sebaliknya, posisi jongkok mengurangi tekanan tersebut sehingga risiko peradangan menurun. Hal ini sangat penting bagi mereka yang sering mengalami kesulitan buang air besar.

Kesimpulannya, toilet jongkok memang memiliki keunggulan dari segi anatomi tubuh. Posisi ini membantu membuka jalur keluar feses secara lebih efektif dibandingkan posisi duduk biasa. Meskipun demikian, kedua jenis toilet tetap memiliki fungsinya masing-masing sesuai kebutuhan pengguna.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Toilet Jongkok

Apakah toilet jongkok cocok untuk semua usia? Ya, toilet jongkok cocok untuk semua usia. Namun, lansia atau orang dengan masalah sendi mungkin memerlukan bantuan atau menggunakan toilet duduk dengan footstool.

Berapa lama posisi jongkok ideal untuk BAB? Idealnya, proses buang air besar dengan posisi jongkok berlangsung selama 5-10 menit. Terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada area anus.

Bagaimana cara menggunakan toilet jongkok dengan benar? Letakkan kedua kaki sejajar dengan bahu, tekuk lutut, dan condongkan tubuh sedikit ke depan. Pastikan posisi stabil dan nyaman.

Apakah toilet duduk juga memiliki manfaat? Toilet duduk lebih nyaman untuk orang dengan masalah mobilitas. Menggunakan footstool saat duduk dapat meniru posisi jongkok.

Dengan memahami fakta-fakta ini, Anda dapat memilih toilet yang paling sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda. Baik toilet jongkok maupun duduk, yang terpenting adalah konsistensi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan saluran pencernaan.

Related Reading