Partaiberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tren Kualitas Tidur yang Baik: 8 Jam atau Berburu Deep Sleep?

Published Agustus 6, 2026 · Updated Agustus 6, 2026 · By Mary Miller - partaiberita.com

Foto : Mary Miller - partaiberita.com

8 Jam atau Fokus Deep Sleep? Menjawab Pertanyaan Soal Kualitas Tidur

Partaiberita.com – Dunia kesehatan semakin menyadari pentingnya istirahat yang optimal bagi tubuh. Tren Kualitas Tidur yang Baik kini menjadi topik hangat yang dibahas oleh para ahli dan masyarakat umum. Salah satu aspek yang paling banyak diperbincangkan adalah durasi tidur versus kualitas tidur nyenyak. Banyak orang mulai memprioritaskan deep sleep atau tidur nyenyak, bahkan rela mengorbankan total jam tidur mereka sehari-hari. Namun, apakah strategi ini benar-benar efektif untuk kesehatan tubuh jangka panjang?

Pendapat Ahli Tidur Indonesia

Vishal Dasani, seorang edukator sekaligus pelatih dan pemilih tidur terkemuka di Indonesia, mengulas hal ini dalam video unggahan Instagramnya. Ia memberikan penjelasan mengenai perbandingan antara tidur delapan jam dengan deep sleep satu jam versus tidur lima jam namun deep sleep mencapai dua jam. Penjelasan ini menjadi referensi penting bagi mereka yang ingin memahami pola tidur ideal.

Beberapa hari lalu ada yang bertanya ke saya, 'Coach, mana nih yang lebih baik? Tidur delapan jam tapi deep sleep-nya cuma satu jam, atau tidur lima jam tapi deep sleep-nya dua jam?' Saya memilih tidur yang delapan jam tetapi deep sleep-nya cuma satu jam," kata Vishal, dikutip Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, banyak orang keliru ketika menganggap deep sleep sebagai fase tunggal terpenting dalam tidur. Tubuh manusia sebenarnya membutuhkan seluruh rangkaian siklus tidur secara utuh, bukan hanya berfokus pada satu fase saja. Setiap fase memiliki peran unik yang saling melengkapi.

Pentingnya Setiap Fase Tidur

Vishal menekankan bahwa tidur bukan sekadar mengejar deep sleep. Setiap komponen tidur memiliki peran masing-masing. Light sleep membantu tubuh beradaptasi, deep sleep memulihkan energi fisik, sementara REM sleep penting untuk konsolidasi memori dan kesehatan mental.

Kita tidak tidur hanya untuk mendapatkan deep sleep. Tubuh kita membutuhkan satu paket tidur yang lengkap. Ada light sleep, deep sleep, dan REM sleep-nya. Masing-masing punya porsi dan fungsi yang berbeda, tetapi mereka sama pentingnya dan saling melengkapi," jelas dia.

Dengan demikian, meskipun deep sleep terukur lebih singkat, tidur selama delapan jam tetap menjadi pilihan yang lebih menguntungkan bagi tubuh dibandingkan tidur lebih singkat dengan deep sleep lebih panjang. Tren Kualitas Tidur yang Baik seharusnya tidak mengabaikan durasi total tidur.

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur

Untuk mencapai pola tidur yang optimal, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Pertama, pastikan ruangan tidur gelap dan tenang. Kedua, hindari penggunaan gadget minimal satu jam sebelum tidur. Ketiga, pertahankan jadwal tidur yang konsisten setiap hari. Keempat, perhatikan suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau dingin. Kelima, hindari kafein dan makanan berat sebelum tidur.

Menurut Vishal, konsistensi adalah kunci utama. Tubuh manusia memiliki jam biologis yang bekerja secara alami. Ketika kita tidur pada waktu yang sama setiap hari, tubuh akan lebih mudah memasuki fase tidur nyenyak secara otomatis. Hal ini sejalan dengan tren Kualitas Tidur yang Baik yang sedang berkembang di masyarakat Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan tidur, Anda bisa membaca artikel terkait di Okezone Women. Sumber terpercaya seperti ini membantu masyarakat memahami pentingnya istirahat yang cukup dan berkualitas.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kualitas Tidur

Berapa lama deep sleep yang ideal setiap malam? Deep sleep umumnya membutuhkan sekitar 1-2 jam dari total durasi tidur. Namun, durasi ini bervariasi tergantung usia dan kondisi tubuh masing-masing.

Apakah tidur 8 jam lebih baik daripada tidur 5 jam dengan deep sleep panjang? Ya, menurut ahli tidur Indonesia, tidur 8 jam tetap lebih menguntungkan karena tubuh mendapatkan seluruh siklus tidur secara lengkap, bukan hanya deep sleep.

Bagaimana cara mengetahui kualitas tidur saya? Anda bisa menggunakan aplikasi pelacak tidur atau smartwatch yang mengukur fase tidur. Selain itu, perhatikan perasaan segar saat bangun pagi sebagai indikator kualitas tidur.

Apakah tren Kualitas Tidur yang Baik cocok untuk semua usia? Ya, prinsip tidur berkualitas berlaku untuk semua kelompok usia. Namun, kebutuhan durasi tidur bisa berbeda antara anak-anak, dewasa, dan lansia.

Related Reading