Edukasi

Hari Kedua Liga Bintang Juara GTV di Kota Depok Meriah – Peserta Ungkap Kunci Lolos Babak Berikutnya

Table of Contents
  1. Hari Kedua Liga Bintang Juara GTV di Kota Depok Meriah, Peserta Buka Rahasia Lolos Babak Berikutnya
  2. Babak Kedua Liga Bintang Juara GTV Depok

Hari Kedua Liga Bintang Juara GTV di Kota Depok Meriah, Peserta Buka Rahasia Lolos Babak Berikutnya

Hari Kedua Liga Bintang Juara GTV – Pada hari kedua Liga Bintang Juara GTV, acara yang berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat, menampilkan semangat luar biasa dari para peserta. Sebanyak 32 sekolah dasar yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi, dengan berbagai penampilan keterampilan yang memeriahkan suasana sebelum kompetisi dimulai. Acara ini menjadi ajang tahunan untuk menguji kemampuan akademik dan kecerdasan cermat para siswa, sekaligus menciptakan momen interaktif yang seru.

Babak Kedua Liga Bintang Juara GTV Depok

Babak kedua Liga Bintang Juara GTV di Kota Depok menampilkan 32 tim yang berhasil lolos dari ujian tertulis pada hari pertama. Mereka kini menghadapi babak kompetisi cerdas cermat yang lebih menantang, dengan 17 tim terbaik yang akan maju ke tahap berikutnya di Jakarta. Dalam babak ini, peserta tidak hanya diberi soal-soal yang lebih sulit, tetapi juga diberi waktu yang lebih terbatas untuk menjawab, sehingga membutuhkan strategi dan fokus yang ekstra.

Struktur Kompetisi yang Menghadirkan Tantangan Baru

Struktur Liga Bintang Juara GTV di Depok dirancang untuk menguji kecerdasan dan kreativitas peserta secara menyeluruh. Setelah babak pertama yang berbasis ujian tertulis, babak kedua mengutamakan kemampuan berpikir cepat, keterampilan komunikasi, serta kemampuan tim dalam bekerja sama. Peserta diwajibkan menjawab pertanyaan berbagai bidang seperti sains, sejarah, dan seni, sehingga memastikan keberagaman konten yang menarik.

Perjuangan Tim dalam Menghadapi Tantangan

Kemeriahan yang terasa di SD Islam Al-Azhar 46 Depok, lokasi acara, membuat suasana lebih dinamis. Peserta mengungkapkan pengalaman mereka, termasuk perjuangan di awal kompetisi. Salah satu siswa, Muhammad Abidzar Al-Ghifari dari SD Muhammadiyah 01 Kukusan Depok, menjelaskan bahwa timnya sempat mengalami kesulitan di awal lomba, tetapi akhirnya mampu bangkit dan mengumpulkan poin lebih banyak.

“Awalnya memang agak sedikit susah, tapi saat sudah pertengahan kami bisa mendapatkan poin yang lebih banyak,” kata Abidzar, Rabu (24/6/2026).

Abidzar menambahkan bahwa kondisi mental menjadi faktor penting dalam menghadapi kompetisi. Setelah melewati fase awal yang menegangkan, dirinya merasa lebih tenang dan mampu mengendalikan situasi. Ini menunjukkan bahwa persiapan mental dan teknis sebelumnya sangat berpengaruh terhadap keberhasilan tim di babak kedua.

Strategi Berpikir Kritis dan Teknik Jawaban

Peserta lain juga mengungkapkan strategi mereka untuk menghadapi tantangan babak kedua. Seorang peserta dari SD Bina Insan Depok, Aisyah Putri, menjelaskan bahwa timnya mengutamakan pembagian tugas secara rapi dan latihan kerja sama untuk memastikan setiap anggota bisa memberikan jawaban yang akurat. “Kami berlatih mengasah kemampuan berpikir kritis sebelumnya, jadi ketika soal keluar, kami lebih siap,” katanya.

Peserta juga diberi pelajaran berharga oleh pembimbing dan juri. Dalam beberapa soal, mereka memerlukan analisis mendalam dan penerapan ilmu secara praktis. Tidak hanya soal teori, beberapa pertanyaan juga menguji kemampuan mereka untuk mengaitkan konsep-konsep yang berbeda. Ini membuat acara tidak hanya tentang memori, tetapi juga pemahaman dan kreativitas.

Harapan dan Persiapan untuk Fase Berikutnya

Kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk membangun kepercayaan diri. Para siswa yang terlibat berharap dapat menghadapi babak berikutnya dengan lebih baik. “Semoga di babak berikutnya, kami bisa terus berkembang dan menambah pengetahuan,” ujar Aisyah. Selain itu, mereka juga berharap event ini bisa menjadi ajang pengenalan lebih luas tentang pentingnya pendidikan keterampilan.

Ketua panitia, Siti Aminah, mengatakan bahwa Liga Bintang Juara GTV bertujuan untuk memotivasi siswa SD melalui kompetisi yang menantang. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menginspirasi,” katanya. Dengan partisipasi dari sekolah-sekolah yang berbeda, acara ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan membangun jejaring antar peserta.

Leave a Comment