Sports

Kisah Luar Biasa Hakim Danish – Rival Veda Ega Pratama yang Cetak Sejarah Manis di Moto3 2026

Kisah Luar Biasa Hakim Danish, Rival Veda Ega Pratama yang Cetak Sejarah Manis di Moto3 2026

Kisah Luar Biasa Hakim Danish – Dalam balapan Moto3 Republik Ceko 2026, Hakim Danish, pembalap Malaysia yang menunjukkan potensi besar, menciptakan momen istimewa yang akan diingat dalam sejarah olahraga motor negeri ini. Meski sempat mengalami penalti yang menggeser posisi startnya 12 tingkat ke bawah karena kinerja yang lambat di sesi kualifikasi, Danish tetap berusaha dan memperlihatkan kekuatan mental yang mengesankan.

Pembalap dari tim Aeon Credit-MT Helmets-MSI ini memulai lomba dari urutan ke-14, yang seharusnya kurang beruntung. Namun, ia secara perlahan menciptakan langkah-langkah untuk mendekati pembalap-pembalap di depannya. Dengan ketekunan dan kemampuan mengemudi yang baik, Danish berhasil melompati satu persatu pesaing hingga masuk ke zona papan atas.

Pertarungan sengit terjadi pada lap terakhir di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Saat menempati peringkat ketiga, Danish dengan cepat memanfaatkan kesempatan saat Brian Uriarte dan Maximo Quiles terlibat bentrokan ringan yang mengakibatkan jalur mereka melebar. Tidak ada waktu yang terbuang, rider ini langsung memanfaatkan celah untuk melompati kedua pembalap tersebut dan memimpin hingga akhir.

“Balapan ini sangat menantang, membutuhkan fisik dan fokus yang maksimal. Pada lap terakhir, saya memberikan semuanya hingga motor mencapai batas tertinggi. Saat dua pembalap di depan membuat kesalahan kecil, saya segera mengambil peluang tersebut,” ujar Hakim Danish, sebagaimana dilaporkan oleh Malaysia New Straits Times, pada Jumat (26/6/2026).

Kemenangan ini menjadi momen emosional, mengakhiri penantian selama satu dekade masyarakat Malaysia untuk melihat pembalap lokal meraih gelar juara di kelas Moto3. Danish kini menjadi pembalap Malaysia kedua dalam sejarah yang berhasil memenangkan balapan Moto3, mengikuti jejak Khairul Idham Pawi yang sukses di Argentina dan Jerman pada tahun 2016 lalu.

Leave a Comment