Latest Program: IOC Siapkan Rp164 Juta untuk Semua Atlet Olimpiade
Latest Program – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan atlet secara global, Komite Olimpiade Internasional (IOC) meluncurkan Latest Program berupa program bantuan keuangan bernama “Fit for the Future Olympian Grant.” Program ini diperkenalkan pada Sidang IOC ke-146 di Lausanne, Swiss, pada 24-25 Juni 2026, dan berlaku untuk semua atlet yang berlaga di Olimpiade, baik musim panas maupun musim dingin. Setiap atlet akan menerima dana sebesar USD10,000 (sekitar Rp164 juta) sebagai bentuk dukungan finansial untuk menjaga kesehatan dan kinerja mereka selama serta setelah kariernya. Pendanaan total program mencapai USD140 juta (Rp2,3 triliun) per penyelenggaraan Olimpiade, yang berlangsung setiap empat tahun.
Manfaat dan Tujuan Program
Latest Program ini dirancang untuk memastikan bahwa atlet tidak hanya mendapat perhatian selama masa aktif, tetapi juga memiliki peluang untuk tetap berkembang setelah pensiun. Dana hibah ini bertujuan mendukung kegiatan pascapensiun, seperti pelatihan, pengembangan keterampilan, atau bahkan pengembangan bisnis. Pembiayaan ini sangat relevan mengingat banyak atlet, terutama dari negara berkembang, sering kesulitan memperoleh dana dari pemerintah atau sponsor. Dengan adanya Latest Program, IOC mencoba memperbaiki kesenjangan tersebut dan memberikan keadilan kepada semua peserta Olimpiade, tanpa memandang medali yang mereka peroleh.
Berdasarkan pernyataan resmi IOC, program ini memiliki dua aspek utama: pertama, bantuan finansial untuk kegiatan selama masa bertanding, dan kedua, pendukungan untuk transisi pascapensiun. Hal ini penting karena banyak atlet mengalami kesulitan mengakses dana yang memadai setelah mengakhiri kariernya. Latest Program akan berlaku untuk semua cabang olahraga, termasuk olahraga yang kurang mendapat perhatian di media internasional. Tujuan utama dari program ini adalah menjaga ketahanan atlet dalam menghadapi tantangan kompetitif, serta memastikan mereka tetap berkontribusi positif bagi olahraga di tingkat lokal dan nasional.
Ketua Komisi Atlet IOC: Pau Gasol
Pengumuman Latest Program ini disampaikan oleh Pau Gasol, mantan pemain bola basket Spanyol yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Atlet IOC. Gasol menjelaskan bahwa dana hibah ini merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap atlet, terlepas dari prestasi mereka, memiliki akses yang sama ke pendanaan. “Program ini bertujuan membangun keberlanjutan olahraga, bukan hanya untuk atlet yang sukses di tingkat internasional, tetapi juga untuk mereka yang berjuang di level lokal,” katanya dalam wawancara dengan New Straits Times.
“Hibah ini akan tersedia bagi setiap Olympian – sebutan untuk atlet yang tampil di Olimpiade. Bukan hanya untuk pemenang medali. Bukan hanya untuk atlet dari negara tertentu. Semua Olympian. Karena meskipun perjalanan setiap atlet berbeda, setiap Olympian telah berkorban demi mencapai panggung tertinggi olahraga,” ujar Gasol, dikutip dari New Straits Times, Jumat (26/6/2026).
Dalam penjelasannya, Gasol menekankan bahwa Latest Program ini mencerminkan komitmen IOC untuk mengangkat suara atlet dan memastikan mereka tetap mendapat dukungan setelah tampil di Olimpiade. Ia juga menyebutkan bahwa program ini akan diterapkan secara berkelanjutan, dengan mekanisme yang transparan dan terukur. Dukungan dari IOC ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, terutama bagi atlet yang kurang dikenal di tingkat internasional, serta memperkuat keberlanjutan olahraga di berbagai level.
Kebijakan Latest Program ini juga memberikan harapan baru bagi atlet yang sedang berjuang di jalur karier mereka. Dengan dana yang diberikan, mereka dapat mengembangkan potensi di luar kompetisi, seperti mengikuti pelatihan khusus, menghadiri seminar, atau bahkan membangun usaha sendiri. Hal ini tidak hanya memperluas jangkauan manfaat Olimpiade, tetapi juga membantu atlet menghadapi perubahan dunia olahraga yang semakin dinamis. IOC menyatakan bahwa program ini akan diulas setiap empat tahun, dengan penyesuaian berdasarkan masukan dari atlet dan organisasi olahraga di seluruh dunia.
