De La Fuente Tegaskan Pedri Tak Bisa Main di Spanyol Seperti di Barcelona
De La Fuente Tegaskan Pedri Tak Bisa – Dalam sebuah wawancara terbaru, De La Fuente, pelatih Tim Nasional Spanyol, memastikan bahwa Pedri tidak bisa menampilkan performa serupa ketika bermain untuk klub Barcelona di level internasional. Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap pertanyaan mengenai adaptasi pemain muda yang kini menjadi salah satu andalan timnas. Seperti yang dikutip dari Sportskeeda, De La Fuente menjelaskan bahwa perbedaan filosofi permainan antara Barcelona dan timnas Spanyol menjadi penyebab utama perubahan gaya permainan Pedri. “Pedri tidak bisa bermain di Spanyol seperti di Barca. Gaya bermain kami berbeda,” ujarnya, yang menambahkan bahwa tugasnya sebagai pelatih adalah menyesuaikan peran pemain agar bisa mengoptimalkan potensinya di level nasional.
Perbedaan Filosofi Timnas vs Klub
De La Fuente menekankan bahwa timnas Spanyol memiliki kebijakan permainan yang berbeda dibandingkan Barcelona. Dalam klub, Pedri sering ditempatkan sebagai gelandang bertahan yang mengutamakan kontrol bola dan keakuratan passing. Namun, di level internasional, peran pemain ini lebih mengarah pada penyerangan langsung, dengan tekanan lebih tinggi untuk mencetak gol atau menghasilkan peluang. Perubahan ini didasari oleh kebutuhan timnas untuk memperkuat serangan di babak semifinal Piala Dunia 2026. Meski begitu, De La Fuente menegaskan bahwa Pedri tetap menjadi aset penting, bahkan jika gaya permainannya harus disesuaikan.
Menurut pelatih asal Spanyol ini, timnas memiliki sistem taktik yang lebih defensif dibandingkan Barcelona. Dalam pertandingan melawan Prancis, De La Fuente memilih untuk memberi ruang lebih besar kepada Pedri agar bisa menunjukkan kemampuannya dalam mengubah permainan. “Pedri adalah pemain yang sangat berbakat, tetapi di Spanyol, ia harus beradaptasi dengan cara yang berbeda,” tambahnya. Keputusan untuk menempatkan Pedri di posisi yang lebih ofensif ini terbukti berhasil, terutama saat ia mencetak gol penentu kemenangan menghadapi Belgia di perempatfinal.
Strategi Adaptasi dan Kontribusi Pedri
Kebijakan De La Fuente untuk menyesuaikan peran Pedri menjadi bagian dari strategi membangun timnas yang lebih kompetitif. Meski pemain ini sering dianggap sebagai bintang muda Barcelona, di level nasional, ia harus menunjukkan kemampuan bermain dengan tanggung jawab lebih besar. “Pedri harus menjadi bagian dari pola permainan yang kami bangun, bukan sekadar mengikuti gaya klub,” jelas De La Fuente. Pemain berusia 23 tahun ini juga terlibat dalam semua pertandingan Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia 2026, dengan hampir selalu dimasukkan sebagai starter kecuali dalam pertandingan melawan Belgia.
Di luar pertandingan, De La Fuente menegaskan bahwa Pedri tetap memiliki keunggulan dalam menghadapi lawan-lawan di Spanyol. Namun, ia juga menyebutkan bahwa tekanan di level nasional jauh lebih besar. “Kami ingin Pedri bisa beradaptasi dengan cepat, tapi itu membutuhkan waktu,” tambahnya. Selama turnamen ini, perubahan posisi Pedri ternyata membawa dampak positif, terutama saat ia menunjukkan kemampuan menembus pertahanan lawan. De La Fuente percaya bahwa dengan strategi yang tepat, Pedri bisa menjadi pemain kunci di Spanyol.
Dalam konteks persaingan di Piala Dunia 2026, De La Fuente menilai bahwa Pedri harus tetap diberi ruang untuk berkembang. Meskipun gaya permainannya berbeda, ia tetap menjadi bagian dari serangan timnas. “Pedri tidak bisa bermain di Spanyol seperti di Barca, tapi ia bisa menampilkan keunggulan lain,” jelas pelatih asal Spanyol ini. Pemain muda yang baru saja memperkuat Real Madrid tersebut juga diharapkan bisa terus tumbuh dan menjadi tulang punggung timnas di masa depan.
