Main Agenda: Persebaya Surabaya Patahkan Kutukan 11 Tahun dengan Kemenangan 7-0 atas Semen Padang
Main Agenda – Kemenangan mencolok Persebaya Surabaya atas Semen Padang pada pertandingan pekan ke-33 Liga Super 2025-2026 menjadi momen bersejarah bagi klub asal Surabaya. Di Stadion H. Agus Salim, Padang, tim yang diasuh Bernardo Tavares menghancurkan rekor negatif yang telah berlangsung selama 11 tahun dengan skor 7-0, mengakhiri keterpurukan di kandang lawan.
Persebaya Surabaya: Penantian 11 Tahun Berakhir dengan Kemenangan Mengagumkan
Kemenangan 7-0 ini bukan hanya kejutan di lapangan, tapi juga penghapusan kutukan sejarah yang mengiringi Persebaya Surabaya sejak 2015. Dalam 11 tahun terakhir, tim Bajul Ijo selalu kalah atau imbang di markas Semen Padang, yang menjadi kebanggaan bagi pendukung lokal. Namun, pada pertandingan ini, mereka menunjukkan performa dominan yang mengubah segalanya.
Persebaya tampil mengesankan dengan permainan ofensif yang terorganisir dan efektif. Beberapa pemain muda menunjukkan potensi luar biasa, sementara kapten tim memberikan pernyataan kuat dengan assist dan gol yang mengubah suasana pertandingan. Hasil ini juga menunjukkan komitmen pelatih Bernardo Tavares untuk membangun tim yang lebih kompetitif di Liga Super.
“Main Agenda adalah tentang mengakhiri keraguan dan membuktikan bahwa Persebaya bisa meraih kemenangan di mana pun. Kemenangan 7-0 melawan Semen Padang hari ini menjadi titik balik penting bagi klub,” kata pelatih Bernardo Tavares setelah pertandingan.
Keberhasilan ini memberikan dampak besar pada peringkat klasemen sementara. Persebaya naik ke posisi keempat dengan 55 poin dari 15 kemenangan, sepuluh seri, dan delapan kekalahan. Sementara Semen Padang terus terpuruk di urutan ke-17, dengan hanya 20 poin yang mengumpulkan dari lima kemenangan, lima imbang, dan 23 kekalahan. Pertandingan ini menjadi bukti betapa parahnya kondisi tim tamu saat ini.
Pertandingan ini juga menjadi titik balik bagi Semen Padang. Setelah mengalami kekalahan telak di kandang sendiri, mereka kini terancam zona degradasi. Namun, kekalahan ini memberikan pelajaran berharga untuk meningkatkan strategi permainan dan performa tim di laga-laga berikutnya. Main Agenda menjadi bahan pembelajaran bagi semua pihak, termasuk pemain dan pelatih, untuk tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama.
