What Happened During: Aksi Mahasiswa UNJ Tutup Jalan Medan Merdeka Selatan Jakpus
What Happened During aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Jumat, 17 Juli 2026, memperhatikan perubahan arus lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat. Ribuan peserta aksi bergerak ke Jalan Medan Merdeka Selatan, yang menjadi jalur utama pengangkutan di pusat kota, menyebabkan penutupan sementara. Berdasarkan laporan, demo mahasiswa yang diikuti oleh berbagai kelompok kemarin mengganggu aktivitas transportasi sehari-hari.
Mengapa Aksi Mahasiswa Pilih Medan Merdeka Selatan?
Aksi ini dimulai sejak siang hari dengan peserta yang berkumpul di area Patung Kuda, Menteng. Mereka mengangkat spanduk dan berteriak memprotes beberapa isu kampus. Petugas kepolisian mengarahkan aksi ke Jalan Medan Merdeka Selatan untuk menghindari gangguan terhadap area ibukota. Penutupan jalan dilakukan setelah para peserta mendekat dan memulai gerakan menutupi jalur jalan.
“Pilihannya sengaja di Jalan Medan Merdeka Selatan karena dianggap sebagai tempat strategis untuk memperlihatkan kekuatan massa dan mengingatkan pemerintah,” ujar seorang peserta demo kepada reporter.
Kondisi Lalu Lintas dan Dampak Aksi
What Happened During aksi demo ini membuat kemacetan parah di sekitar area Jalan Medan Merdeka Selatan. Arus kendaraan dari arah Patung Kuda tidak bisa melintas ke Stasiun Gambir, sementara sebaliknya juga terganggu. Para pengendara terpaksa mengambil rute alternatif, seperti Jalan Jenderal Sudirman atau Jalan TB Simatupang. Dalam situasi ini, petugas kepolisian menempatkan penghalang di sisi Pintu Monas Silang Merdeka Barat Daya untuk mengatur alur lalu lintas.
Beberapa warga mengeluhkan ketidaknyamanan akibat aksi tersebut. Namun, pihak kampus menyatakan bahwa demonstrasi ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah internal. Mereka menekankan bahwa penutupan jalan adalah langkah sementara untuk memastikan keamanan peserta dan menghindari bentrok dengan masyarakat.
Langkah Penyelesaian dan Dampak Jangka Panjang
Situasi akhirnya berangsur pulih setelah peserta aksi selesai melakukan orasi dan membubarkan diri. Petugas kepolisian membuka kembali jalur lalu lintas pada pukul 18.00 WIB. Aksi ini memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan sehari-hari warga Jakarta, terutama yang bekerja di area sekitar.
What Happened During aksi demonstrasi mahasiswa UNJ menjadi bahan perdebatan di media sosial. Beberapa netizen mendukung tindakan mahasiswa sebagai bentuk ekspresi kebebasan, sementara lainnya mengkritik gangguan lalu lintas. Selain itu, aksi ini juga menjadi contoh bagaimana protes kampus bisa memengaruhi jalur transportasi utama.
Dengan kejadian tersebut, pihak kepolisian mengingatkan bahwa aksi demo di kawasan pusat kota perlu lebih diniati. Mereka menekankan pentingnya koordinasi dengan instansi terkait sebelum memutuskan penutupan jalan. Sementara itu, mahasiswa UNJ berharap aksi ini bisa menjadi perhatian pemerintah terhadap kebijakan kampus mereka.
