Economy

Special Plan: Naik Kelas, BRI Bawa SALAKU Tembus Pasar Global di FHA 2026

Naik Kelas, BRI Bawa SALAKU Tembus Pasar Global di FHA 2026

Strategi Khusus untuk UMKM Lokal

Special Plan—Jakarta—Pameran internasional kini menjadi salah satu strategi kunci bagi perusahaan UMKM Indonesia untuk meningkatkan daya saing global. Salah satu contoh yang menarik adalah SALAKU, startup makanan yang mengusung konsep inovatif berbasis salak. Melalui program Special Plan yang diterapkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, SALAKU mendapatkan dukungan untuk memasuki pameran Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura, pada 21–24 April 2026. Dukungan ini memastikan perusahaan mampu menunjukkan produknya dengan lebih baik dan membangun koneksi penting dengan calon mitra internasional.

Program Special Plan merupakan inisiatif BRI yang bertujuan memperkuat ekosistem UMKM melalui pelatihan, sumber daya, dan akses pasar. Dengan menggandeng SALAKU, BRI mencoba mengukir kesuksesan baru dalam mempromosikan produk lokal ke pangsa pasar global. SALAKU, yang berdiri sejak 2016, telah membuktikan bahwa bahan alamiah seperti salak bisa diolah menjadi produk yang diminati, terutama di kalangan konsumen yang mengutamakan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

Inovasi Produk dan Komitmen Ekonomi Hijau

Produk utama SALAKU meliputi olahan salak yang berkonsep zero waste, serta camilan sehat seperti cookies sagu gluten free. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan nilai tambah bagi produk lokal, tetapi juga menggambarkan komitmen perusahaan terhadap ekonomi hijau dan pengurangan limbah. Dengan Special Plan yang digunakan BRI, SALAKU mendapatkan bantuan dalam mengembangkan kemasan yang menarik, memperbaiki proses produksi, dan memperluas jaringan distribusi.

Langkah ini memberi dampak signifikan pada pertumbuhan usaha SALAKU, karena ekspor menjadi bagian yang tak terpisahkan dari strategi pemasaran mereka. BRI, sebagai mitra strategis, memberikan panduan tentang standar internasional, seperti protokol pengemasan, keamanan pangan, dan sistem distribusi yang efektif. Dukungan ini membantu SALAKU menyesuaikan diri dengan persaingan global, sambil tetap mempertahankan identitas produk yang khas.

“Melalui Special Plan yang diterapkan BRI, kami merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan ekspor. Program ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membangun kepercayaan dari mitra internasional,” kata Shelly, pendiri SALAKU.

Proses Transformasi yang Berkelanjutan

Pelatihan dan bantuan dari BRI dalam Special Plan memastikan SALAKU melalui fase transisi yang memadai. Proses transformasi ini mencakup peningkatan kualitas bahan baku, penerapan teknologi produksi modern, serta penguasaan teknik pemasaran digital. Dengan berbagai langkah ini, SALAKU berhasil meraih perhatian pasar global, terutama dari negara-negara yang mengutamakan produk lokal dan ramah lingkungan.

Selain itu, Special Plan juga membantu SALAKU memahami dinamika pasar internasional, termasuk preferensi konsumen, regulasi ekspor, dan strategi kolaborasi dengan perusahaan asing. Keberhasilan mengikuti FHA 2026 menjadi titik awal dari perjalanan ekspor SALAKU, yang sekarang berencana meluncurkan produk ke negara-negara lain seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand. Inisiatif ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia punya potensi besar untuk bersaing di kancah internasional, selama mendapatkan bimbingan yang tepat.

Potensi Pasar Global untuk Salak

Salak, yang sebelumnya hanya dianggap sebagai buah lokal, kini menjadi bahan baku yang diminati dalam industri makanan. Dengan Special Plan, BRI memastikan SALAKU mampu memanfaatkan peluang ini secara optimal. Selain Indonesia, pasar global seperti Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Utara mulai menunjukkan minat terhadap produk berbasis salak yang ramah lingkungan dan memiliki nilai gizi tinggi.

Keikutsertaan SALAKU di FHA 2026 bukan hanya untuk memperkenalkan produk, tetapi juga untuk mengukur respons pasar internasional. BRI memberikan bantuan dalam membuat presentasi yang komprehensif, termasuk data produksi, keunggulan kompetitif, dan proyeksi keuntungan. Dengan pendekatan ini, SALAKU diharapkan bisa membangun jaringan kerja sama yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh sukses bagi UMKM lain dalam mengembangkan bisnis.

Kemajuan yang Dicapai dan Harapan untuk Masa Depan

SALAKU telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas, kualitas produk, dan kejelasan strategi pemasaran. Dengan Special Plan yang menjadi fondasi, perusahaan ini tidak hanya meningkatkan daya tarik di pasar lokal, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk ekspor. Kehadiran SALAKU di FHA 2026 dianggap sebagai langkah penting dalam menegaskan bahwa UMKM Indonesia bisa menjadi bagian dari rantai pasok global.

Dukungan BRI dalam Special Plan menunjukkan komitmen lembaga keuangan untuk memberdayakan UMKM. Program ini tidak hanya memberi akses ke pameran internasional, tetapi juga memastikan mereka mampu menghadapi tantangan di luar negeri. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, SALAKU dan UMKM lain diharapkan bisa mengambil peran aktif dalam meningkatkan ekspor Indonesia, sekaligus membuka peluang investasi dari luar negeri.

Partisipasi SALAKU di FHA 2026 adalah bukti bahwa Special Plan bisa menjadi jembatan antara UMKM lokal dan pasar global. Dengan inovasi produk dan strategi pemasaran yang tepat, perusahaan kecil di Indonesia tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang menjadi brand internasional. Ini menjadi semangat baru bagi banyak pelaku UMKM, yang kini melihat jalan menuju ekspor sebagai peluang emas untuk mengembangkan usaha mereka.

Leave a Comment