Ototekno

Dukung Ekonomi Kreatif – Wamen Ekraf Soroti Perpaduan Modifikasi Motor dan Tato

Dukung Ekonomi Kreatif, Wamen Ekraf Soroti Perpaduan Modifikasi Motor dan Tato

Festival Inkverse Menjadi Platform Perpaduan Seni dan Budaya

Dukung Ekonomi Kreatif – Festival seni tubuh terbesar di Indonesia, Inkverse The Body Art Festival 2026, akan digelar pada 30–31 Mei 2026 di The Brickhall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan. Acara ini menawarkan ruang bagi seniman tato, pecinta kendaraan bermotor, kolektor, serta penggemar budaya tato untuk berkumpul dan berkreasi bersama. Menurut Project Director & RnD Maxdecal, Nofian Hendra, kegiatan ini juga menunjukkan keterhubungan antara seni tato dengan desain kendaraan roda dua.

“Seni tato dan bodyart memiliki kesamaan filosofi yang mendasar dengan dunia wrapping. Keduanya menganggap tubuh atau bodi kendaraan sebagai media ekspresi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Industri sepeda motor di Indonesia dikenal dengan tradisi modifikasi yang dalam. Banyak pengendara dan komunitas lokal menyesuaikan kendaraan mereka agar lebih personal dan unik. Kini, budaya ini semakin berkembang melalui kolaborasi dengan seni tato, yang menjadikan tubuh sebagai kanvas kreatif.

“Ini menjadi langkah penting untuk menggabungkan berbagai subsektor ekonomi kreatif,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dalam kesempatan yang sama. “Kita ingin menciptakan keterpaduan yang lebih mudah antar subsektor, sehingga para kreator bisa berkolaborasi secara lebih intens.”

Irene menekankan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam seni tato. Ia menyatakan bahwa selama ini masyarakat internasional sering menganggap tato sebagai budaya asing, padahal sebenarnya Indonesia memiliki akar tradisional dalam hal ini. “Kita memang terkenal dengan tato, tetapi sebenarnya itu bagian dari identitas tribal kita sendiri,” tambahnya.

Dalam festival ini, tato yang biasanya diaplikasikan di kulit manusia kini diadaptasi ke permukaan motor melalui desain kreatif. “Bayangkan bagaimana tato bisa dihadirkan pada bodi sepeda motor, secara artistik. Jadi, motor dianggap sebagai bentuk ekspresi manusia,” ungkap Irene.

Leave a Comment