Women

New Policy: Pramono: CFD Rasuna Said Akan Berlaku Rutin Mulai 1 Juni 2026

Pramono: CFD Rasuna Said Akan Berlaku Rutin Mulai 1 Juni 2026

New Policy – Dalam rangka menghadapi tantangan kota besar, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengumumkan penerapan new policy Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang akan berlaku rutin mulai 1 Juni 2026. Pengumuman ini dilakukan dalam acara pencanangan hari ulang kota Jakarta ke-499 serta deklarasi gerakan “Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah,” yang diadakan pada hari Minggu (10/5/2026) pagi. New policy ini bertujuan untuk memperkuat upaya pengurangan polusi udara, meningkatkan kualitas lingkungan, dan memberikan ruang lebih nyaman bagi warga Jakarta untuk beraktivitas sehari-hari.

Tujuan dan Perencanaan New Policy

Pramono menjelaskan bahwa new policy CFD di Rasuna Said dirancang sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan Jakarta. Kebijakan ini akan diterapkan setiap hari Jumat dan Sabtu, serta beberapa hari libur nasional, dengan jam pelaksanaan yang disesuaikan agar tidak mengganggu mobilitas warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi rutinitas pemerintah daerah, seiring antusiasme masyarakat yang sangat positif terhadap uji coba pada 10 Mei 2026. New policy ini juga diharapkan mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat, termasuk pelaku usaha dan pengguna jalan.

“Kemarin, teman-teman pasti juga sempat melihat bahwa suasana Car Free Day di tempat ini, yang dimulai dari jam 05.30, mirip dengan di Sudirman-Thamrin, nantinya secara efektif akan kami lakukan per 1 Juni,” kata Pramono saat ditemui di lokasi.

Menurut Pramono, new policy CFD di Rasuna Said bukan hanya menghadirkan suasana yang lebih sehat, tetapi juga menjadi contoh untuk kawasan lain di Jakarta. Ia menyatakan bahwa keberhasilan uji coba menunjukkan adanya minat kuat masyarakat untuk mendukung kebijakan ini. Banyak warga dan pengunjung mengapresiasi kegiatan yang memberikan ruang terbuka untuk berjalan kaki, bersepeda, atau menikmati suasana yang lebih damai. Dengan new policy ini, pemerintah mengharapkan penurunan jumlah kendaraan bermotor yang menyebabkan kemacetan dan polusi.

Tantangan dan Persiapan

Pramono mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk menjalankan new policy CFD secara rutin. Dalam beberapa bulan terakhir, tim Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan dinas terkait telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan uji coba. Hasilnya menunjukkan bahwa kebijakan ini bisa berjalan efektif tanpa mengganggu kebutuhan transportasi warga. New policy ini juga menyesuaikan dengan kondisi jalan kota yang terus berkembang, termasuk peningkatan jumlah pengguna sepeda dan pejalan kaki.

Sebagai langkah tambahan, Pramono menyebutkan bahwa pemerintah akan menambahkan fasilitas seperti area parkir untuk sepeda dan jalur khusus pejalan kaki. Ia juga berharap new policy ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia yang ingin menerapkan kebijakan serupa. Dengan penggunaan jalan kota secara lebih bijak, new policy CFD diharapkan bisa berdampak positif pada lingkungan dan kehidupan masyarakat Jakarta. Kebijakan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadapi isu-isu urban yang kian kompleks.

Leave a Comment