Celebrity

Kabar Duka, Ayah Bertrand Antolin Meninggal Dunia

Foto : Richard Thomas - partaiberita.com

Kabar Duka Ayah Bertrand Antolin Meninggal Dunia: Thierry Robert Juhel Pergi di Usia Senja

Partaiberita.com – Jakarta, dunia hiburan Indonesia kembali diselimuti duka atas kepergian sosok yang sangat berarti bagi keluarga Bertrand Antolin. Thierry Robert Juhel, ayah dari sang aktor dan presenter terkenal, menghembuskan napas terakhirnya pada hari Jumat, 24 Juli 2026. Pengumuman resmi mengenai kepergian sang ayah ini disampaikan langsung oleh Bertrand melalui akun media sosial Instagram miliknya, yang membuat para penggemarnya merasa haru dan sedih.

Dalam unggahan yang dibagikan ke publik, Bertrand menampilkan momen-momen terakhir bersama sang ayah sebelum ia pergi selamanya. Terlihat Juhel terbaring lemah di ranjang rumah sakit, sementara seorang pendeta sedang berdoa untuknya. Bertrand kemudian menulis pesan perpisahan yang menyentuh hati banyak orang.

Rest in peace, Paps (Beristirahatlah dalam damai, Pa),

Pernyataan tersebut dikutip dari akun Instagram @bertrand1407 pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Kisah kehidupan Bertrand Antolin memang berbeda dari kebanyakan orang karena ia baru mengenal sosok ayahnya di usia 38 tahun. Selama puluhan tahun, ia tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya adalah anak yatim piatu. Kehidupan Bertrand berubah total setelah ia menemukan sang ayah. Dalam sebuah unggahan Instagram pada 2 Februari 2023, Bertrand mengaku sangat bersyukur karena Tuhan mengabulkan doanya untuk bisa berbakti kepada kedua orangtuanya.

Reuni yang Tak Terduga di Bandara

Dalam program FYP yang tayang pada 6 Agustus 2025, Bertrand mengungkapkan bahwa ia tidak pernah bertemu sang ayah sejak lahir. Pertemuan pertama mereka terjadi pada tahun 2018 di sebuah bandara. Saat itu, sang ayah langsung mengenali wajahnya dan berkata, “Yeah, lo memang anak gue.” Bertrand menjelaskan bahwa kemiripan mereka sangat nyata.

Selama puluhan tahun, gue tahunya anak yatim. Ternyata, Tuhan masih kesempatan gue untuk bertemu bokap,

Ungkapan tersebut menunjukkan rasa syukur Bertrand atas pertemuan yang ditunggu-tunggu selama bertahun-tahun.

Kehidupan orang tua Bertrand penuh dengan tantangan dan perjalanan panjang. Juhel sendiri telah melewati banyak fase kehidupan sebelum akhirnya bertemu kembali dengan putranya. Kini, Bertrand memprioritaskan perawatan bagi orang tuanya, terutama ibunya, sebagai bentuk cinta dan tanggung jawabnya. Ia menjelaskan bahwa perjalanan hidup orang tuanya penuh dengan tantangan yang harus mereka hadapi bersama.

Jalan mereka sudah susah. Mereka berdua butuh kursi roda dan butuh perhatian extra. Jadi, kalau kalian bertanya apa sih kesibukan gue sekarang? Ya gue akan jawab, merawat dan menjaga mereka, terutama mama,

Pernyataan ini menunjukkan betapa besar perhatian Bertrand terhadap kedua orang tuanya. Ia tidak hanya fokus pada karirnya, tetapi juga memastikan bahwa orang tuanya mendapatkan perawatan terbaik yang mereka butuhkan.

Duka yang Menyentuh Hati

Kini, Bertrand memprioritaskan perawatan bagi orang tuanya, terutama ibunya, sebagai bentuk cinta dan tanggung jawabnya. Kepergian sang ayah menjadi momen berduka bagi keluarga besar Bertrand Antolin. Banyak orang yang mengikuti kisah Bertrand dan merasa terinspirasi oleh bagaimana ia menghadapi kehidupan dengan penuh syukur.

Kabar Duka Ayah Bertrand Antolin Meninggal ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya menghargai setiap momen bersama orang tersayang. Thierry Robert Juhel meninggalkan warisan cerita yang indah tentang pertemuan takdir yang tidak pernah diharapkan. Bertrand pun terus melanjutkan perjalanannya dengan membawa kenangan indah bersama sang ayah yang akhirnya ia temukan di usia yang sudah senja.

Leave a Comment