Economy

Kereta Trans Kalimantan Bakal Digarap China dan Rusia, Ini Kata Kemenhub

kereta_trans_kalimantan-yNUt_large
Foto : Jennifer Miller - partaiberita.com
Table of Contents
  1. Kerjasama Internasional untuk Kereta Trans Kalimantan Dimatangkan
  2. Related Reading

Kerjasama Internasional untuk Kereta Trans Kalimantan Dimatangkan

Langkah Strategis Kemenhub

Partaiberita.com – Kereta Trans Kalimantan Bakal Digarap oleh mitra internasional. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi bahwa kementerian yang dipimpinnya sedang aktif melakukan penjajakan kerja sama dengan dua negara besar, yaitu China dan Rusia. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan proyek Kereta Trans Kalimantan yang telah lama ditunggu. Langkah strategis ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo, yang menginginkan percepatan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional melalui dukungan investasi dari berbagai pihak.

Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (6/8/2026), Dudy menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perusahaan BUMN tersebut saat ini tengah menyusun roadmap komprehensif untuk pengembangan kereta api di dua wilayah, yakni Trans Sumatra dan Trans Kalimantan. Dokumen perencanaan ini akan menjadi fondasi penting dalam menarik minat investor, baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

“Kita menindaklanjuti apa yang disampaikan Presiden. Kita sudah berkoordinasi dengan KAI. KAI sudah menyiapkan roadmap-nya, nanti kemudian dari situ kita berharap ada investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk menggarap Trans Sumatra dan Trans Kalimantan,” ujar Dudy.

Perbandingan Pembangunan Trans Sumatra dan Trans Kalimantan

Menteri Dudy menyoroti perbedaan signifikan dalam kondisi infrastruktur antara kedua proyek kereta api tersebut. Pembangunan Kereta Trans Sumatra dinilai memiliki keunggulan karena sebagian besar jaringan relnya sudah tersedia. Pemerintah hanya perlu melakukan penyambungan pada ruas-ruas yang belum terhubung untuk melengkapi jaringan yang ada.

Sementara itu, situasi berbeda terjadi di Kalimantan. Wilayah ini hingga saat ini belum memiliki jaringan kereta api sama sekali. Oleh karena itu, pembangunan Kereta Trans Kalimantan harus dimulai dari nol, yang berarti seluruh infrastruktur perlu dibangun dari awal. Meskipun tantangannya lebih besar, proyek ini tetap menjadi prioritas dalam rencana pengembangan transportasi nasional.

“Kalau Trans Sumatra kan sebagian sudah tersedia, tinggal kita sambung-sambungkan. Kalau Trans Kalimantan memang kita harus mulai dari nol,” katanya.

Peran China dan Rusia dalam Proyek Strategis

Kedua negara mitra, China dan Rusia, dinilai memiliki kapasitas teknologi dan finansial yang mumpuni untuk mendukung pembangunan Kereta Trans Kalimantan. China dikenal dengan pengalaman luas dalam pembangunan infrastruktur kereta api, termasuk proyek kereta cepat yang telah berhasil diimplementasikan di berbagai negara. Sementara itu, Rusia juga memiliki keahlian dalam bidang perkeretaapian yang dapat dimanfaatkan untuk proyek ini.

Kerjasama ini tidak hanya terbatas pada aspek teknologi, tetapi juga mencakup pendanaan dan transfer pengetahuan. Dengan melibatkan kedua negara tersebut, diharapkan pembangunan Kereta Trans Kalimantan dapat berjalan lebih efisien dan sesuai dengan standar internasional. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kereta Trans Kalimantan

1. Kapan pembangunan Kereta Trans Kalimantan dimulai? Pembangunan Kereta Trans Kalimantan direncanakan dimulai setelah roadmap dari KAI selesai disusun dan investasi dari mitra internasional, termasuk China dan Rusia, telah disepakati.

2. Apa perbedaan utama antara Kereta Trans Sumatra dan Kereta Trans Kalimantan? Perbedaan utamanya terletak pada kondisi infrastruktur yang ada. Kereta Trans Sumatra sebagian besar sudah memiliki jaringan rel, sedangkan Kereta Trans Kalimantan harus dibangun dari nol karena belum ada jaringan kereta api di wilayah tersebut.

3. Siapa saja mitra internasional yang terlibat dalam proyek ini? Mitra internasional yang terlibat dalam pembangunan Kereta Trans Kalimantan adalah China dan Rusia, yang diharapkan dapat memberikan dukungan teknologi dan pendanaan.

4. Bagaimana peran KAI dalam proyek ini? PT Kereta Api Indonesia (KAI) berperan dalam menyusun roadmap komprehensif untuk pengembangan kereta api di wilayah Trans Sumatra dan Trans Kalimantan, yang akan menjadi dasar dalam menarik investasi.

5. Apakah proyek ini akan meningkatkan konektivitas di Kalimantan? Ya, dengan pembangunan Kereta Trans Kalimantan, konektivitas antarwilayah di Kalimantan akan meningkat secara signifikan, mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Leave a Comment