Bertemu Seskab Teddy, GOTO Janji Naikkan Pendapatan Driver Gojek hingga 92%
Main Agenda menjadi tema utama dalam pertemuan antara CEO GoTo Hans Patuwo dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Jakarta. Diskusi tersebut fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan pengemudi layanan online melalui kerja sama antara pemerintah dan perusahaan teknologi. Perusahaan yang merupakan gabungan Gojek dan Tokopedia ini berkomitmen untuk memastikan peningkatan pendapatan driver hingga 92% dalam waktu dekat, sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia.
Ekspansi Ekosistem Transportasi Digital
Pertemuan yang berlangsung Sabtu (23/5/2026) ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan dan lembaga terkait. Hans Patuwo menjelaskan bahwa Gojek saat ini telah menjangkau lebih dari 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif di berbagai wilayah Indonesia. Angka ini mencerminkan pertumbuhan signifikan ekosistem transportasi daring yang dikelola GoTo, yang tidak hanya mencakup layanan ojek online tetapi juga berbagai sektor ekonomi digital lainnya.
Dalam rangka mencapai target peningkatan pendapatan driver, GoTo menyoroti kebijakan pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pengembangan usaha mikro. Perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menyiapkan insentif dan sertifikasi bagi para pelaku usaha di sektor transportasi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital dan meningkatkan partisipasi lebih besar dalam ekonomi sirkular.
Komitmen Pemerintah dalam Dukungan Ekonomi Digital
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah sangat mendukung inisiatif GoTo dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi. Ia menyoroti bahwa Main Agenda pertemuan ini adalah sebagai wujud keseriusan pihaknya dalam memperkuat ekonomi digital sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional. Teddy juga menunjukkan keberatan terhadap perluasan akses layanan digital ke daerah-daerah terpencil, yang merupakan bagian dari strategi GoTo untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dalam pernyataannya, Teddy menyebutkan bahwa jumlah pengemudi yang terdaftar dalam sistem Gojek hingga saat ini mencapai 3 juta orang, baik yang aktif maupun yang tidak. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan GoTo, ia yakin bahwa Main Agenda ini akan memberikan dampak yang luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup para pelaku usaha. Program kerja sama ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan UMKM dan keterlibatan lebih luas masyarakat dalam ekonomi digital.
Salah satu langkah konkret yang diusulkan GoTo adalah pengembangan platform digital yang lebih mudah digunakan oleh pengemudi. Perusahaan ini juga berencana untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi para driver agar bisa mengakses layanan ekstra seperti pengiriman barang atau jasa lainnya. Teddy menyetujui ide ini karena berpotensi meningkatkan pendapatan pengemudi sekaligus memperluas pilihan pekerjaan di sektor ekonomi digital.
Dalam rangka memastikan keberlanjutan program ini, Main Agenda juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana yang dialokasikan untuk pendidikan dan pelatihan pengemudi. Teddy menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau progres kerja sama ini, sementara GoTo berkomitmen untuk mengembangkan inisiatif tersebut secara berkelanjutan. Dengan demikian, Main Agenda tidak hanya menjadi fokus diskusi hari ini tetapi juga menjadi panduan bagi kebijakan di masa depan.
