Celebrity

Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya!

Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya!

JAKARTA, 8 Juni 2024

Via Vallen Kena Body Shaming setelah – Via Vallen, artis dan penyanyi dangdut populer, kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan pengalaman body shaming yang dialaminya setelah melahirkan anak keduanya. Dalam sebuah wawancara yang dibagikan melalui akun Instagram @viavallen, ia mengatakan bahwa banyak komentar merendahkan terus menghiasi media sosial, meski ia baru saja memasuki masa pemulihan setelah melahirkan. “Aku masih bingung melihat orang-orang yang sering menyerang ibu-ibu yang baru saja melahirkan,” ujarnya, menegaskan bahwa tubuh yang berubah setelah kehamilan adalah hal yang alami dan wajar.

Via Vallen mengakui bahwa kritik dari netizen terhadap bentuk tubuhnya setelah melahirkan memang cukup menyakitkan. Ia menegaskan bahwa perubahan fisik setelah melahirkan bukanlah sesuatu yang bisa dianggap salah, tetapi seringkali dihakimi secara kasar. “Aku masih speechless sama orang-orang yang sempat-sempatnya body shaming sama ibu yang baru 3 bulan lalu melahirkan,” tulisnya dalam satu cuplikan wawancara, yang diunggah sebagai respons terhadap trend kritik yang terus berlanjut.

Bersikap Tegas dalam Menghadapi Kritik

Komunikasi Via Vallen tentang body shaming setelah melahirkan tidak hanya sebatas pengungkapannya di media sosial, tetapi juga menjadi pernyataan yang kuat tentang pentingnya dukungan terhadap ibu-ibu yang sedang melalui masa kehamilan dan menyusui. Ia menjelaskan bahwa perubahan fisik setelah melahirkan tidak selalu terkait dengan penurunan kesehatan, melainkan hasil dari proses alami tubuh yang mengalami adaptasi untuk memenuhi kebutuhan bayi. “Diet = asupan ASI-ku bisa berkurang, bahkan mampet. Terus anakku makan dari mana kalau ASI-nya enggak mampu mencukupi kebutuhannya?” tambahnya, menyoroti pentingnya kesehatan ibu sebagai prioritas utama.

Hal ini mengingatkan banyak orang bahwa tubuh wanita yang sedang menyusui adalah bentuk tubuh yang seharusnya dihargai, bukan dihakimi. Via Vallen menegaskan bahwa tubuhnya yang mengalami perubahan tidak memengaruhi kualitas ASI yang ia produksi, sehingga ia tidak ragu untuk tetap mengonsumsi makanan secukupnya. “Kalau mau anakku sehat, aku harus sehat dulu,” ujarnya, menegaskan bahwa kesehatan ibu adalah fondasi untuk kesehatan anak.

Pesan untuk Ibu-Ibu yang Sedang Berjuang

Via Vallen tidak hanya berbagi pengalaman pribadi, tetapi juga memberikan pesan kepada ibu-ibu lain yang sedang menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa body shaming setelah melahirkan sering kali memicu rasa tidak percaya diri dan kesedihan, terutama bagi para ibu yang masih dalam masa pemulihan. “Ibu-ibu harus percaya pada tubuh mereka sendiri. Kita berjuang keras untuk mengurus bayi, jadi tubuh yang berubah adalah bagian dari proses itu,” tutur Via Vallen, yang ingin menginspirasi para ibu untuk tidak merasa rendah hati hanya karena perubahan fisik.

Dalam kaitannya dengan trend body shaming setelah melahirkan, Via Vallen juga menyoroti peran media sosial dalam memperparah masalah ini. Ia menyatakan bahwa komentar-komentar negatif terkadang disampaikan dengan cara yang tidak terukur, sehingga merusak citra ibu-ibu yang sedang berjuang. “Media sosial bisa jadi tempat untuk menghargai, tapi juga tempat untuk menghakimi. Kalau tidak ada kontrol, bisa jadi konsumen ASI terganggu,” jelasnya, menyoroti bagaimana pengaruh komentar bisa mengubah pola makan dan kepercayaan diri.

Via Vallen juga membagikan contoh nyata tentang bagaimana komentar merendahkan bisa memengaruhi mental para ibu. Dalam satu cuplikan lain, ia menyebutkan bahwa ada netizen yang menganggap bentuk tubuhnya “tidak ideal” karena menurut mereka ibu yang sedang menyusui harus selalu tampil sempurna. “Kalau aku bisa tetap tampil baik sambil memberi ASI, kenapa harus mempertahankan bentuk tubuh yang sempurna?” tanya Via Vallen, yang ingin menunjukkan bahwa kesehatan dan kenyamanan ibu adalah prioritas utama.

Lebih lanjut, Via Vallen menekankan bahwa body shaming setelah melahirkan sering kali tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga psikologis. Ia menyatakan bahwa selama masa kehamilan dan menyusui, tubuh wanita mengalami perubahan yang tidak bisa dihindari, dan itu adalah bagian dari proses kehamilan. “Banyak orang langsung menghakimi tanpa memahami bahwa tubuh kita sedang berjuang keras,” ujarnya, mengingatkan publik bahwa selama masa kehamilan, tubuh wanita mengalami banyak perubahan untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan baru.

Leave a Comment