Jelang ASEAN Club Championship 2026-2027, AFF Lakukan Inspeksi Kelayakan Stadion GBLA Persib Bandung
What Happened During – Bandung, Rabu (9/7/2026) – Dalam rangka mempersiapkan persaingan yang semakin ketat di ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2026-2027, Persib Bandung menghadapi berbagai tahap kritis. Salah satu langkah penting adalah inspeksi kelayakan yang dilakukan oleh perwakilan ASEAN Football Federation (AFF) dan Sportfive, penyelenggara turnamen tersebut. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi lokasi utama pemeriksaan ini, yang bertujuan memastikan fasilitas dan pengelolaan klub sesuai standar internasional.
Proses Inspeksi dan Fokus pada Fasilitas Stadion
Vo Huy The, Match Commissioner dari AFF, menjelaskan bahwa inspeksi ini merupakan bagian dari prosedur standar untuk mengevaluasi kesiapan venue dan tim peserta. “What Happened During inspeksi kali ini, kami akan memastikan seluruh aspek seperti pengaturan lapangan, sistem pencahayaan, dan keamanan tempat penonton mencapai tingkat maksimal,” katanya, seperti dilansir dari laman resmi Persib.
“What Happened During inspeksi kali ini, kami akan memastikan seluruh aspek seperti pengaturan lapangan, sistem pencahayaan, dan keamanan tempat penonton mencapai tingkat maksimal”
Proses inspeksi melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur stadion, termasuk kapasitas tempat duduk, ketersediaan fasilitas untuk pemain dan penggawa, serta sistem pendukung seperti parkir dan kantin. Sebagai markas Persib Bandung, GBLA sebelumnya telah digunakan dalam beberapa pertandingan besar, seperti Shopee Cup, sehingga menjadi basis yang layak untuk standar ACC.
Kesiapan Tim dan Manajemen Kompetisi
Zubir Osman, perwakilan Sportfive, menambahkan bahwa kesiapan tim Persib Bandung menjadi salah satu elemen utama yang dinilai. “What Happened During penilaian ini, kami juga memeriksa kompetensi staf dan kebijakan manajemen yang akan digunakan saat kompetisi berlangsung,” ujarnya.
“What Happened During penilaian ini, kami juga memeriksa kompetensi staf dan kebijakan manajemen yang akan digunakan saat kompetisi berlangsung”
Sebagai klub yang telah mengikuti kompetisi Asia Football Confederation (AFC) sebelumnya, seperti Liga Champions Asia, Persib Bandung dinilai memiliki pengalaman dalam menghadapi standar internasional. Namun, ACC 2026-2027 memiliki persyaratan yang lebih ketat, terutama dalam aspek komersial dan pengalaman penonton. Inspeksi kali ini bertujuan memastikan bahwa semua fasilitas bisa menunjang pertandingan yang akan diselenggarakan di GBLA.
Salah satu isu utama yang dilihat adalah kemampuan stadion dalam mengakomodasi jumlah penonton yang lebih besar. Stadion GBLA memiliki kapasitas sekitar 40.000 penonton, namun selama inspeksi, pihak AFF dan Sportfive memeriksa apakah penataan tempat duduk dan area parkir sudah memenuhi kriteria yang diperlukan. “What Happened During peningkatan kapasitas ini, kami juga mengevaluasi sistem pendaftaran dan alur penonton,” jelas Zubir, menambahkan bahwa keselamatan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama.
Histori Stadion GBLA dan Persiapan Jelang ACC
Stadion GBLA, yang merupakan salah satu stadion tertua di Indonesia, telah menjadi saksi bisu banyak momen penting dalam sejarah sepak bola nasional. Sejak dibangun, stadion ini sering digunakan untuk pertandingan Liga Indonesia, Shopee Cup, dan beberapa pertandingan internasional. Dengan pengalaman tersebut, Persib Bandung berharap GBLA bisa menjadi venue yang memadai untuk ACC 2026-2027.
“Stadion GBLA, yang merupakan salah satu stadion tertua di Indonesia, telah menjadi saksi bisu banyak momen penting dalam sejarah sepak bola nasional”
What Happened During persiapan Persib Bandung, sejumlah peningkatan infrastruktur pun dilakukan, termasuk perbaikan sistem pendinginan dan layanan transportasi. Selain itu, pihak klub juga fokus pada penguatan tim, baik secara teknik maupun psikologis, untuk menghadapi tantangan di level ASEAN. “What Happened During ini, kami terus mengevaluasi segala aspek, termasuk perencanaan promosi dan pengelolaan media selama kompetisi,” tegas manajemen Persib.
Inspeksi kelayakan ini bukan hanya tentang fasilitas fisik, tetapi juga tentang kemampuan tim dalam mengelola pertandingan dengan baik. AFF menekankan bahwa ACC 2026-2027 akan menjadi ajang yang lebih kompetitif, dengan partisipasi dari klub-klub terbaik di Asia Tenggara. “What Happened During peningkatan kualitas tersebut, kami berharap GBLA bisa menjadi salah satu venue yang mendukung keberhasilan Persib Bandung,” tambah Vo Huy The.
