Economy

Atasi Antrean BBM di Sulut, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 10 Juta Liter

bbm_pertamina-Rwt3_large

Pertamina Perkuat Pasokan Pertalite untuk Mengurai Antrean di Sulawesi Utara

Partaiberita.com – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulawesi Utara mendorong Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempercepat penguatan pasokan dan distribusi BBM. Langkah ini difokuskan untuk menjaga ketersediaan Pertalite di berbagai wilayah serta membantu kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Penguatan pasokan dilakukan melalui sejumlah jalur, termasuk kedatangan kapal pengangkut Pertalite di Depot Bitung, tambahan distribusi darat dari Integrated Terminal (IT) Gorontalo, serta rencana suplai berikutnya menuju IT Bitung. Rangkaian langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan operasional agar penyaluran BBM ke SPBU dapat berjalan lebih lancar.

Kapal Pertalite Tiba di Depot Bitung

MT Maritim Khatulistiwa telah bersandar di Depot Bitung dengan membawa sekitar 5 juta liter Pertalite. Kedatangan kapal ini memperkuat stok di wilayah tersebut dan mendukung penyaluran ke SPBU yang melayani kebutuhan konsumen di Sulawesi Utara.

Pertamina juga menjadwalkan tambahan pasokan Pertalite sebesar 10 juta liter untuk tiba di IT Bitung. Volume tambahan itu diharapkan menjaga kesinambungan distribusi, terutama ketika permintaan di lapangan perlu segera dipenuhi dan antrean kendaraan masih terjadi pada sejumlah titik pengisian.

Ketersediaan bahan bakar di terminal menjadi bagian penting dari rantai distribusi sebelum produk disalurkan menggunakan mobil tangki ke SPBU. Karena itu, penguatan stok di Bitung diarahkan untuk memberi ruang bagi distribusi yang lebih responsif sesuai kebutuhan wilayah.

Dukungan Distribusi dari Gorontalo

Selain mengandalkan pasokan melalui Bitung, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari IT Gorontalo lewat jalur darat. Tambahan distribusi sebanyak 168 ribu liter dialokasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan di wilayah Kotamobagu dan Bolaang Mongondow.

Pengaturan distribusi lintas wilayah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat penyaluran ke area yang membutuhkan pasokan. Dengan dukungan dari terminal lain, suplai Pertalite dapat diperkuat sambil menunggu serta mengatur kedatangan pasokan tambahan di Sulawesi Utara.

Penyaluran BBM tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada kelancaran pergerakan dari terminal menuju SPBU. Pertamina menempatkan optimalisasi distribusi sebagai salah satu fokus agar kebutuhan di lapangan dapat diprioritaskan secara tepat.

Koordinasi Pemerintah Daerah dan Aparat

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa perusahaan terus menjalankan langkah operasional untuk memperkuat stok serta mempercepat distribusi BBM di Sulawesi Utara.

“Jadi kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan optimal. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari penguatan pasokan, optimalisasi distribusi dari terminal BBM ke SPBU, hingga pemantauan kondisi stok secara berkala agar penyaluran dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).

Koordinasi lintas sektor juga diperkuat melalui audiensi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Yudho Hermanto. Pertemuan tersebut membahas langkah bersama untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat di provinsi itu.

Keterlibatan pemerintah daerah dan aparat terkait penting dalam mendukung kelancaran distribusi, khususnya saat penyaluran perlu dipercepat ke wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Koordinasi ini juga mendukung pemantauan situasi di lapangan sehingga pengaturan pasokan dapat disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi SPBU.

Pemantauan Stok Dilakukan Berkala

Pertamina menyatakan pemantauan persediaan dilakukan secara berkala agar penyaluran dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan. Pengawasan ini mencakup kondisi pasokan di terminal dan distribusi menuju SPBU, sehingga langkah penguatan dapat segera dilakukan apabila diperlukan.

Bagi masyarakat, tambahan pasokan dan percepatan distribusi diarahkan untuk membantu mengurangi tekanan pada layanan pengisian bahan bakar. Antrean di SPBU dapat memengaruhi aktivitas perjalanan, distribusi barang, dan kegiatan ekonomi harian, sehingga kelancaran penyaluran menjadi perhatian utama dalam penanganan situasi tersebut.

Dengan pasokan sekitar 5 juta liter yang telah tiba melalui MT Maritim Khatulistiwa, dukungan 168 ribu liter dari IT Gorontalo untuk Kotamobagu dan Bolaang Mongondow, serta tambahan 10 juta liter yang dijadwalkan masuk ke IT Bitung, Pertamina berupaya menjaga kebutuhan Pertalite di Sulawesi Utara tetap terlayani.

Upaya ini akan terus ditopang melalui penguatan stok, pengaturan distribusi dari terminal ke SPBU, pemantauan kebutuhan secara berkala, dan koordinasi dengan pihak terkait. Tujuannya adalah memastikan masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Utara dapat memperoleh BBM melalui penyaluran yang semakin optimal.

Frequently Asked Questions

What is Atasi Antrean BBM di Sulut Pertamina?

Atasi Antrean BBM di Sulut Pertamina is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Atasi Antrean BBM di Sulut Pertamina matter?

Atasi Antrean BBM di Sulut Pertamina matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *