Pengiriman 450 Ribu Barel Minyak Aljazair ke Indonesia
Latest Program – Sebagai bagian dari Latest Program pembangunan jaringan logistik energi, PT Pertamina Hulu Energi melalui anak perusahaan PT Pertamina Internasional EP (PIEP) sukses mengirimkan 450.000 barel minyak mentah dari Algeria ke Indonesia. Pengiriman ini dilakukan menggunakan kapal tanker MT Gamkonora yang dikelola oleh PT Pertamina Patra Niaga. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Cilacap, Jawa Tengah, pada 24 Juni 2026, setelah berlayar selama sekitar satu bulan dari Pelabuhan Arzew, Algeria. Latest Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pertamina untuk memperkuat pasokan energi di pasar global sekaligus mendukung stabilitas bahan bakar nasional.
Latar Belakang Kerja Sama Internasional
Kerja sama antara Indonesia dan Algeria dalam bidang energi telah terjalin selama beberapa tahun, dengan fokus pada pengembangan sumber daya minyak bumi. Pengiriman melalui MT Gamkonora adalah bagian dari Latest Program yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas ekspor minyak mentah dari wilayah penggalian Lapangan Menzel Lejmat (MLN) di Block 405a, Algeria. Proyek ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam menjaga ketergantungan energi yang seimbang, serta mengurangi risiko geopolitik terhadap pasokan bahan bakar di Indonesia.
Pertamina Hulu Energi, sebagai perusahaan yang fokus pada eksplorasi dan produksi, telah berinvestasi besar dalam membangun hubungan logistik dengan negara-negara produsen utama. Pengiriman melalui MT Gamkonora tidak hanya memperkuat rute perdagangan internasional, tetapi juga menjadi contoh nyata keberhasilan Latest Program dalam menciptakan rantai pasok yang efisien dan berkelanjutan. Proses pengiriman yang dilakukan secara terencana menunjukkan koordinasi yang baik antara tim operasional Pertamina dan pihak pengelola lapangan di Algeria.
“Kapal MT Gamkonora mencapai Indonesia setelah berlayar selama 30 hari, dengan jadwal yang diatur secara akurat untuk memastikan kecepatan dan kualitas pengiriman. Ini membuktikan bahwa Latest Program kami dapat memenuhi kebutuhan pasar energi secara konsisten,” kata Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, dalam wawancara terpisah di Jakarta, 28 Juni 2026. Dengan adanya pengiriman ini, Pertamina berharap dapat memperluas kerja sama dengan produsen lain di Afrika Utara dan menjaga kestabilan harga BBM di dalam negeri.
Dalam konteks pasar energi global, Latest Program ini memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan pasokan minyak mentah ke Indonesia. Dengan memperoleh minyak dari luar negeri, Pertamina dapat menyesuaikan volume impor sesuai kebutuhan domestik, terutama saat produksi dalam negeri mengalami fluktuasi. Selain itu, penggunaan kapal modern seperti MT Gamkonora menunjukkan upaya Pertamina untuk meningkatkan efisiensi transportasi, mengurangi biaya logistik, dan meminimalkan dampak lingkungan.
Pengiriman ke-2 dari serangkaian Latest Program ini diumumkan selesai pada akhir Januari 2026, di mana kapal kedua tiba di Indonesia dengan membawa 450.000 barel minyak mentah. Ini menandai kesuksesan awal dalam menjalankan program yang bertujuan memperkuat kapasitas energi nasional. Pertamina berencana mengirimkan kapal ketiga pada bulan Agustus 2026, dengan jadwal tiba di Tanah Air pada September 2026. Rencana ini menggambarkan komitmen perusahaan untuk memastikan pasokan energi tetap stabil, terlepas dari kondisi pasar internasional yang dinamis.
