Edukasi

Kemendiktisaintek dan UNJ Sebut Motif Batik Bekasi Perlu Dilindungi Paten Hak Cipta

tim_perberdayaan_unj-Hhqg_large
Foto : Betty Thomas - partaiberita.com
Table of Contents
  1. Motif Batik Bekasi Didorong untuk Mendapat Perlindungan Hak Cipta
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Motif Batik Bekasi Didorong untuk Mendapat Perlindungan Hak Cipta

Partaiberita.com – Perajin batik di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kini mendapat pendampingan khusus agar motif lokal mereka tidak luput dari ancaman penjiplakan. Langkah ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama mitra UMKM bernama Telaga Batik Bekasi.

Tim dan Kerangka Program

Program yang mengusung judul ‘Peningkatan Kapasitas Perajin Telaga Batik Bekasi melalui Penguatan Pemasaran Digital dan Perlindungan Hak Cipta Motif Lokal Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan’ dipimpin oleh Rizka Zakiah, S.Pd., M.Pd. Dua anggota tim lainnya adalah Nadya Fadillah Fidhyallah, S.Pd., M.Pd., serta Prima Andriani, S.E., M.S.M., seluruhnya berasal dari lingkungan UNJ.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJ turut ambil bagian dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari fase persiapan, pendampingan langsung, dokumentasi, hingga evaluasi akhir program.

Sumber Pendanaan dan Cakupan Kegiatan

Pendanaan program ini bersumber dari Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di bawah Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), untuk tahun anggaran 2026.

Berkat dukungan tersebut, cakupan program melampaui sekadar pelatihan. Tim pelaksana juga menerapkan teknologi, menyediakan sarana pendukung, mengembangkan media digital, serta memberikan pendampingan berkelanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata mitra.

Survei Awal dan Pemetaan Masalah

Tahap pertama program berupa survei dan analisis kebutuhan mitra yang dilaksanakan pada 11 Desember 2025. Pada tahap ini, tim mengidentifikasi kondisi eksisting Telaga Batik Bekasi sekaligus memetakan persoalan yang dihadapi dalam enam aspek utama: produksi, manajemen usaha, pemasaran, digitalisasi, media edukasi, dan perlindungan kekayaan intelektual.

Temuan dari survei tersebut kemudian menjadi landasan perancangan seluruh intervensi pemberdayaan, sehingga setiap langkah yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan riil perajin di lapangan.

Frequently Asked Questions

What is Kemendiktisaintek dan UNJ Sebut Motif Batik?

Kemendiktisaintek dan UNJ Sebut Motif Batik is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kemendiktisaintek dan UNJ Sebut Motif Batik matter?

Kemendiktisaintek dan UNJ Sebut Motif Batik matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment