News

Arrmantha Nasir Dilantik Jadi Menteri Luar Negeri Gantikan Sugiono

arrmanatha_nasir_dilantik_bersama_10_menteri_kabinet_baru-Eob3_large

Arrmanatha Nasir Resmi Memimpin Kementerian Luar Negeri

Partaiberita.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk dan melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam susunan Kabinet Merah Putih, ia menggantikan Sugiono yang pada kesempatan sama mendapat amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, mulai pukul 14.30 WIB. Arrmanatha menjadi salah satu dari 11 menteri Kabinet Merah Putih yang dilantik dalam agenda tersebut. Pergantian jabatan ini menandai perubahan posisi di tingkat kabinet, sekaligus menempatkan seorang diplomat yang sebelumnya bertugas sebagai wakil menteri untuk memimpin Kementerian Luar Negeri.

Pengucapan sumpah jabatan

Seperti para menteri lain yang dilantik, Arrmanatha mengikuti pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin Presiden Prabowo. Sumpah tersebut menegaskan kewajiban pejabat negara untuk setia kepada konstitusi, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta menjalankan tugas bagi kepentingan bangsa dan negara.

Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara.

Dalam lanjutan sumpahnya, para menteri juga menyatakan komitmen untuk memegang etika jabatan dan bekerja secara bertanggung jawab. Penegasan itu menjadi bagian penting dari prosesi ketika seorang pejabat menerima mandat untuk menjalankan tugas pemerintahan.

Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dari wakil menteri ke kursi menteri

Sebelum dipercaya menjadi Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir menjabat Wakil Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih. Pada posisi tersebut, ia bertugas bersama dua wakil menteri lainnya, yakni Anis Matta dan Arif Havas Oegroseno.

Pengalamannya sebagai wakil menteri memberi Arrmanatha kedekatan langsung dengan agenda dan pelaksanaan kerja Kementerian Luar Negeri. Kini, tanggung jawabnya bertambah karena ia memimpin kementerian yang menangani hubungan Indonesia dengan negara-negara lain serta kepentingan nasional di ranah internasional.

Dalam sistem pemerintahan, Menteri Luar Negeri memegang peran sentral dalam menyampaikan posisi Indonesia di forum global, mengoordinasikan pelaksanaan politik luar negeri, serta mendukung perlindungan kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri melalui jaringan perwakilan diplomatik. Karena itu, kesinambungan kerja di kementerian menjadi perhatian penting setelah pergantian pimpinan.

Sugiono mengemban tugas koordinasi baru

Posisi Menteri Luar Negeri sebelumnya dipegang Sugiono. Setelah pelantikan pada Kamis, ia beralih menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Jabatan menko memiliki fungsi koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam bidang yang berada dalam cakupannya.

Sebelum menerima jabatan koordinator tersebut, Sugiono telah menjalani sejumlah peran di bidang pemerintahan dan politik. Selain pernah menjadi Menteri Luar Negeri, ia juga pernah menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Komisi I DPR memiliki lingkup pembahasan yang mencakup antara lain urusan luar negeri, pertahanan, komunikasi, dan informasi.

Di lingkungan partai, Sugiono juga pernah menjadi Wakil Ketua Umum Gerindra Bidang Kaderisasi dan Informasi Strategis. Rekam jejak itu melengkapi pengalaman yang dibawanya saat memasuki peran baru di kabinet.

Arti pergantian kepemimpinan

Peralihan dari Sugiono kepada Arrmanatha Nasir berlangsung melalui pelantikan resmi di Istana Negara. Dengan keputusan tersebut, tugas diplomasi pemerintah kini berada di bawah kepemimpinan Arrmanatha, sementara Sugiono mengoordinasikan bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Bagi publik, perubahan kabinet tidak hanya berkaitan dengan pergantian nama pada suatu jabatan. Setiap menteri memikul kewajiban untuk menerjemahkan arah pemerintahan ke dalam pelaksanaan kerja di kementerian masing-masing. Dalam urusan luar negeri, konsistensi sikap Indonesia, komunikasi dengan mitra internasional, dan pelayanan terhadap kepentingan nasional menjadi bagian dari perhatian yang melekat pada jabatan Menteri Luar Negeri.

Pelantikan ini juga memperlihatkan kelanjutan peran Arrmanatha dari tingkat wakil menteri menuju pucuk pimpinan kementerian. Sementara itu, penempatan Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memperluas mandatnya ke sektor koordinasi pemerintahan yang berbeda. Kedua penugasan tersebut resmi dimulai setelah prosesi pelantikan pada 1 Oktober 2026.

Frequently Asked Questions

What is Arrmantha Nasir Dilantik Jadi Menteri Luar?

Arrmantha Nasir Dilantik Jadi Menteri Luar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Arrmantha Nasir Dilantik Jadi Menteri Luar matter?

Arrmantha Nasir Dilantik Jadi Menteri Luar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *