News

New Policy: Profil Irjen Djati Wiyoto, Perwira Intelijen yang Kini Pimpin Sumbar

New Policy: Profil Irjen Djati Wiyoto, Perwira Intelijen yang Kini Pimpin Sumbar

New Policy – Jakarta – Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dikukuhkan sebagai Kapolda Sumbar melalui surat telegram rahasia ST/960/KEP.2026 pada 7 Mei 2026. Jabatan ini menjadi bagian dari New Policy yang bertujuan memperkuat kapasitas intelijen di wilayah tersebut. Sebagai seorang perwira tinggi dengan latar belakang yang kuat, Djati Wiyoto diharapkan mampu menerapkan strategi modern dalam pemerintahan dan pengamanan daerah.

Pengalaman Karier yang Tidak Terduga

Sebelum memimpin Sumbar, Djati Wiyoto telah mengemban berbagai tanggung jawab strategis di berbagai wilayah. Ia pernah menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara, di mana kinerjanya dalam mengelola operasi intelijen mengundang perhatian nasional. Selama kariernya di Korps Bhayangkara, ia terus berkembang sebagai figur yang dihormati, baik dalam konteks pemerintahan daerah maupun di lingkungan Mabes Polri. New Policy mengakui kontribusi ini sebagai dasar untuk membangun kekuatan kepolisian di Sumbar.

Riwayat Pendidikan dan Pelatihan

Djati Wiyoto menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1991, lalu melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tahun 2002. Ia juga mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) 2009 serta Sespimti 2019, yang memberinya pengetahuan khusus dalam manajemen intelijen. Keahlian ini menjadi kekuatan utama dalam menjalankan New Policy, di mana fokusnya pada keamanan dan kecepatan respons.

Pengaruh New Policy di Sumbar

Dengan menjabat sebagai Kapolda Sumbar, Djati Wiyoto diberikan wewenang untuk mengimplementasikan New Policy secara menyeluruh. Strategi ini melibatkan peningkatan keterlibatan intelijen dalam mengantisipasi ancaman keamanan di daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara unit intelijen dan komunitas lokal, serta pemanfaatan teknologi modern untuk mendukung operasional kepolisian. New Policy ini juga mencakup reformasi sistem pengambilan keputusan, dengan penekanan pada transparansi dan efisiensi.

Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto menyatakan, “New Policy bertujuan menciptakan lingkungan keamanan yang lebih stabil dan responsif, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.”

Kapasitas dan Visi Pemimpin

Pengalaman di berbagai jabatan tinggi menempatkan Djati Wiyoto sebagai perwira yang terbukti. Ia memiliki kemampuan mengintegrasikan data intelijen dengan kebijakan operasional, sehingga dapat mengambil langkah cepat dalam menghadapi situasi krisis. Dalam konteks New Policy, visinya mencakup peningkatan kapasitas kepolisian melalui pelatihan berkala, penggunaan teknologi informasi, dan pengembangan hubungan dengan pihak terkait. Penempatanannya di Sumbar dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat keamanan regional.

Berikutnya, akan ada upaya untuk menyelaraskan New Policy dengan kebutuhan masyarakat Sumbar, termasuk pemberdayaan masyarakat sipil dalam memantau dan melaporkan ancaman keamanan. Djati Wiyoto juga dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang komunikatif, sehingga dapat membangun kepercayaan publik. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang luas, ia diharapkan mampu menjadi pelaku utama dalam merumuskan kebijakan kepolisian yang inovatif di masa depan.

Leave a Comment