Women

Benarkah Kerokan Sambil Tiduran Bisa Sebabkan Kematian?

kerokan-xz4H_large
Foto : Richard Thomas - partaiberita.com
Table of Contents
  1. Kerokan Saat Berbaring: Mitos atau Fakta Medis?
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Kerokan Saat Berbaring: Mitos atau Fakta Medis?

Partaiberita.com – Masyarakat Indonesia sering mengandalkan kerokan sebagai solusi alami untuk mengatasi pegal-pegal maupun keluhan yang kerap disebut masuk angin. Namun, belakangan beredar informasi bahwa praktik kerokan dalam posisi berbaring atau tidur berpotensi menimbulkan bahaya serius. Pertanyaan yang muncul adalah apakah klaim tersebut benar adanya?

Penjelasan dari Ahli Kesehatan

dr. Tirta Mandira Hudhi, seorang dokter sekaligus figur publik di bidang kesehatan, memberikan klarifikasi mengenai hal ini. Menurut beliau, posisi tidur bukanlah penyebab utama risiko kesehatan saat menjalani kerokan. Selama teknik pengerokan dan area tubuh yang dituju diperhatikan dengan baik, aktivitas ini tetap aman dilakukan.

Ya, kerokan pada waktu tidur itu sebenarnya enggak masalah.

dr. Tirta menambahkan bahwa ancaman sebenarnya terletak pada intensitas pengerokan yang berlebihan. Bagian tubuh tertentu mengandung pembuluh darah besar yang sangat responsif terhadap perubahan tekanan. Apabila kerokan dilakukan terlalu keras pada area-area sensitif tersebut, reaksi tubuh bisa menjadi lebih signifikan.

Kenapa kok bisa mati? Mungkin kerokannya terlalu kencang sehingga memicu aktivasi di sini. Ini kan ada arteri karotis, ya, di sini arteri besar. Dan di sini sangat sensitif banget dengan perubahan tekanan.

Klarifikasi ini disampaikan dr. Tirta pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, melalui akun media sosialnya. Beliau menekankan bahwa pemahaman yang tepat tentang teknik kerokan akan membantu masyarakat menghindari potensi komplikasi tanpa perlu takut berlebihan terhadap praktik tradisional ini.

Frequently Asked Questions

What is Benarkah Kerokan Sambil Tiduran Bisa Sebabkan?

Benarkah Kerokan Sambil Tiduran Bisa Sebabkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Benarkah Kerokan Sambil Tiduran Bisa Sebabkan matter?

Benarkah Kerokan Sambil Tiduran Bisa Sebabkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment