Economy

Main Agenda: Mentan Amran Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Rachmat Gobel

Mentan Amran Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Rachmat Gobel

JAKARTA

Main Agenda menjadi salah satu topik utama yang diangkat oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman setelah kepergian tokoh nasional dan anggota DPR RI, H. Rachmat Gobel, yang meninggal pada Jumat (10/7/2026). Dalam pernyataan resmi, Amran mengungkapkan rasa sedih dan kehilangan besar atas kepergian mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut, yang dianggap sebagai salah satu putra terbaik bangsa dan tokoh yang berkontribusi signifikan bagi kemajuan pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Bagi Amran, kepergian Rachmat Gobel tidak hanya menjadi penghormatan bagi pribadinya, tetapi juga membawa dampak besar dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya sangat bersedih atas berpulangnya sahabat dan mentor saya, Bapak H. Rachmat Gobel. Beliau memiliki sifat baik, sikap rendah hati, serta rasa peduli tinggi terhadap rakyat. Selama hidupnya, beliau terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa, termasuk dalam Main Agenda pembangunan sektor pertanian. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya,” ujar Amran.

Latar Belakang Rachmat Gobel

Rachmat Gobel, seorang tokoh yang juga dikenal sebagai pengusaha dan politisi, telah memberikan kontribusi luar biasa sepanjang kariernya. Ia tidak hanya aktif dalam dunia politik sebagai anggota DPR RI, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat dalam perjuangan pengembangan pertanian dan kesejahteraan petani. Dalam Main Agenda yang diusungnya, Rachmat Gobel dikenal sebagai figur yang selalu memprioritaskan kebutuhan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kurang berkembang. Selain itu, beliau juga memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal melalui kebijakan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.

“Beliau bukan hanya rekan dalam pemerintahan, tetapi juga sahabat yang konsisten memupuk hubungan silaturahmi. Kami sering berdiskusi tentang isu pembangunan, sektor industri, hingga strategi memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sosok beliau akan selalu saya kenang dalam Main Agenda pemerintahan dan pembangunan nasional,” kenang Amran.

Rachmat Gobel dikenal sebagai tokoh yang mampu menggabungkan kemampuan bisnis dengan dedikasi politik. Ia memulai karier politiknya dengan menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar sebelum kemudian menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Sebagai seorang tokoh yang terus berupaya memajukan kesejahteraan rakyat, Rachmat Gobel juga aktif dalam berbagai organisasi kecil dan besar yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Dalam Main Agenda kebijakannya, beliau mengusung konsep pembangunan yang berkelanjutan, tidak hanya dalam bidang pertanian, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial.

Peran dalam Pembangunan Pertanian

Dalam perannya sebagai anggota DPR RI dan dalam Main Agenda pembangunan pertanian, Rachmat Gobel berkontribusi signifikan dalam memperkuat kebijakan yang mendukung kesejahteraan petani. Ia aktif dalam mengevaluasi kebijakan pertanian dan mengusulkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya di daerah-daerah yang mengalami keterbatasan akses pasar. Selain itu, beliau juga berperan dalam mempromosikan kebijakan yang lebih inklusif, mengingat bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian banyak wilayah di Indonesia.

“Selama hidupnya, beliau terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa, termasuk dalam Main Agenda pembangunan sektor pertanian. Beliau memiliki visi yang jelas tentang keberlanjutan pertanian dan kemampuan untuk mewujudkan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kehilangan beliau adalah pengorbanan yang sangat besar bagi negara ini,” ujar Amran.

Kepergian Rachmat Gobel tidak hanya meninggalkan kekosongan di dunia politik, tetapi juga memberikan dampak besar dalam dunia pertanian. Banyak petani dan pengusaha pertanian yang merasa kehilangan arahan, terutama dalam menghadapi tantangan pasar global dan perubahan iklim. Dalam Main Agenda yang diusungnya, beliau mengutamakan kerja sama antar stakeholder, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kepergian beliau menjadi pengingat bahwa pembangunan pertanian tidak bisa tercapai tanpa dedikasi yang tinggi dan kolaborasi yang baik.

Momen Terakhir di PENAS Petani dan Nelayan

Pertemuan terakhir Amran dengan H. Rachmat Gobel terjadi saat acara PENAS Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo beberapa waktu lalu. Saat itu, almarhum tetap menunjukkan semangat dan komitmen dalam mendukung pengembangan pertanian serta kemajuan daerah. Dalam acara tersebut, Rachmat Gobel aktif memberikan saran dan pendapat yang konstruktif, terutama dalam Main Agenda pembangunan pertanian nasional. Ia juga memotivasi peserta acara untuk terus berjuang dan mengembangkan kreativitas dalam sektor pertanian.

“Pertemuan kami di Gorontalo menjadi kenangan tak terlupakan. Beliau sangat antusias melihat perkembangan sektor pertanian dan memiliki cinta mendalam terhadap tanah kelahirannya. Semangat beliau untuk membangun bangsa akan menjadi inspirasi bagi kita semua dalam Main Agenda pemerintahan dan pembangunan,” kenang Amran.

Dalam rangkaian kegiatan PENAS tersebut, Rachmat Gobel menekankan pentingnya inovasi dalam pertanian, termasuk penggunaan teknologi modern dan penguatan ekonomi lokal. Kepergian beliau membuat banyak pelaku pertanian merasa kehilangan seorang tokoh yang sangat inspiratif. Meski begitu, Amran yakin bahwa semangat Rachmat Gobel akan terus hidup dalam perjuangan para petani dan pengusaha pertanian yang berupaya memajukan bangsa.

Leave a Comment