Bareskrim Bongkar Narkoba di Karaoke B Fashion, Pemprov DKI Diminta Tindak Lanjut!
Bareskrim Bongkar Narkoba di Karaoke B Fashion – Operasi anti-narkoba yang dilakukan Bareskrim Polri telah mengungkap aktivitas penyelundupan narkoba di Karaoke B Fashion, sebuah pusat hiburan populer di Jakarta. Dalam penyelidikan terbaru, dua tempat hiburan malam, yaitu Karaoke B Fashion Hotel dan The Seven, menjadi sasaran penyelidikan karena ditemukan adanya barang haram seperti ekstasi dan vape yang mengandung etomidate. Penemuan ini menimbulkan kecaman publik dan menimbulkan desakan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengambil langkah tegas untuk menegakkan regulasi serta menutup akses penggunaan fasilitas tersebut.
Penyelidikan Bareskrim dan Fakta Terungkap
Tim investigasi Bareskrim Polri, melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba), melakukan penyelidikan intensif di Karaoke B Fashion Hotel dan The Seven. Proses pengungkapan berlangsung setelah aduan dari masyarakat mengenai adanya penggunaan narkoba yang terjadi secara rutin. Hasilnya, polisi berhasil menemukan sejumlah besar ekstasi serta bahan baku untuk pembuatan vape berbahan etomidate, sebuah zat yang digunakan untuk memicu efek penenangan. Menurut sumber di dalam operasi, aktivitas ini telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Menurut Muannas Alaidid, Ketua Umum Patriot Anti Narkoba (Patron), keberadaan narkoba di lingkungan hiburan malam ini menjadi bukti bahwa peredaran bahan-bahan terlarang semakin terstruktur. “Pengungkapan ini menunjukkan adanya pola peredaran narkoba yang terorganisir,” katanya dalam pernyataan yang dilaporkan pada Kamis (14/5/2026). Ia menambahkan, berdasarkan bukti yang ditemukan, ada indikasi transaksi tersembunyi serta akses khusus untuk tamu VIP yang diduga digunakan sebagai jaringan distribusi narkoba.
Kebocoran informasi melalui media sosial telah menambah sorotan terhadap Karaoke B Fashion. Bareskrim menilai keberadaan narkoba di tempat-tempat hiburan tersebut tidak hanya merugikan pengunjung, tetapi juga berpotensi merusak moral generasi muda. Selain narkoba, ada dugaan adanya aktivitas lain seperti layanan seks untuk komunitas LGBT, threesome, dan massage seks yang menjadi perhatian khusus. Semua fenomena ini dianggap sebagai bentuk kejahatan sosial yang memerlukan tindakan pencegahan lebih lanjut.
Langkah Pemprov DKI dan Impak Sosial
Menyusul penemuan narkoba di Karaoke B Fashion, Pemprov DKI Jakarta diminta untuk bertindak cepat. Dalam pernyataan resmi, instansi terkait diharapkan menutup atau mencabut izin operasional B Fashion Hotel secara permanen. Selain itu, pemerintah daerah juga disarankan mengintensifkan pengawasan terhadap tempat hiburan malam, terutama yang memiliki koneksi dengan komunitas tertentu.
Aparat kepolisian menyatakan bahwa kasus ini menjadi contoh nyata perluasan penggunaan narkoba di kalangan masyarakat luas. Etomidate, yang terkandung dalam vape, diketahui memiliki efek mengantuk yang lebih kuat daripada bahan-bahan narkotika biasa. Bareskrim menegaskan bahwa mereka akan terus mengejar pihak-pihak terlibat serta melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap aktivitas yang terjadi di tempat tersebut. “Penindakan ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda dari dampak negatif narkoba,” jelas salah satu perwira dari Bareskrim.
Beberapa ahli kesehatan dan psikolog menyoroti bahaya penggunaan etomidate dalam vape, terutama bagi remaja yang mulai memperluas lingkup penggunaan narkoba. Dengan adanya bahan tersebut, pengguna bisa terpapar efek mengantuk yang lebih cepat, meningkatkan risiko kecanduan. Pemprov DKI disarankan menggandeng instansi terkait untuk memberikan edukasi masyarakat serta menerapkan kebijakan lebih ketat terhadap tempat-tempat hiburan yang menyediakan produk-produk berisiko.
