Menko Zulhas: KNMP Jadi Solusi Perkuat Ekonomi Nelayan RI
Latest Program – JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) diperkenalkan pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan daya tahan ekonomi para nelayan. Menurutnya, KNMP menawarkan fasilitas penyimpanan, distribusi, dan akses pasar yang lebih baik terhadap hasil tangkapan ikan. Ia menekankan bahwa program ini dirancang agar nelayan tidak terjepit ketika harga ikan sedang rendah atau pasokan berlebih.
Dalam kunjungan ke KNMP di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Zulhas menjelaskan bahwa integrasi KNMP dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi strategi penting. “Jika harga ikan tidak memenuhi standar, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan terlebih dahulu. Jika pasar belum menyerap, ikan akan dialokasikan ke SPPG dalam MBG,” tutur Zulhas dalam keterangan tertulis.
Persoalan Ekonomi Nelayan
Menurut Zulhas, tantangan utama yang dihadapi nelayan adalah ketergantungan pada harga pasar yang sering tidak stabil. Kondisi ini memaksa mereka menjual hasil tangkapan secara terburu-buru setelah tiba di darat, karena ikan berisiko rusak jika tidak segera terjual. Hal tersebut berdampak pada penurunan pendapatan nelayan, terutama saat permintaan pasar turun atau pasokan melimpah.
“Jika harga ikan tidak memenuhi standar, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan terlebih dahulu. Jika pasar belum menyerap, ikan akan dialokasikan ke SPPG dalam MBG,”
Dengan adanya KNMP, Zulhas berharap nelayan bisa memanfaatkan fasilitas penyimpanan untuk mengurangi kerugian akibat harga ikan yang fluktuatif. Program ini juga didukung oleh kebijakan distribusi yang lebih efisien dan sistem akses pasar yang terstruktur, sehingga meningkatkan kualitas dan nilai hasil tangkapan nelayan.
