Awas Sering Main Gadget Bisa Bikin Saraf Kejepit: Kenali Gejalanya
Partaiberita.com – Di era digital yang semakin maju, perangkat elektronik genggam telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian hampir seluruh lapisan masyarakat. Hampir semua aktivitas manusia kini bergantung pada gadget, mulai dari hiburan ringan hingga proses belajar-mengajar yang intensif. Namun, penggunaan berlebihan tanpa memperhatikan posisi tubuh dapat memicu berbagai masalah kesehatan, khususnya pada sistem saraf yang rentan terhadap tekanan berulang.
Fenomena yang dikenal sebagai text neck muncul sebagai akibat dari tekanan berlebihan pada struktur leher dan tulang belakang. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terlalu lama menatap layar dengan postur yang tidak tepat dalam waktu yang cukup lama. Awalnya, masalah ini banyak ditemukan di Amerika Serikat seiring dengan lonjakan kasus nyeri leher pada generasi muda yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar.
Siapa yang Paling Berisiko?
Kondisi text neck semakin mengkhawatirkan karena semakin banyak orang dari berbagai kelompok usia yang menggunakan gadget dalam waktu lama dengan posisi yang monoton. Remaja dan dewasa muda menjadi kelompok yang paling rentan karena kebiasaan mereka yang tinggi dalam menggunakan smartphone dan tablet. Dr. Mahdian Nur Nasution, seorang spesialis bedah saraf, menjelaskan hal ini dalam cuplikan podcast Helmi Yahya Berbicara yang tayang di akun Instagram @hybicara. Menurut beliau, text neck merupakan salah satu penyakit modern yang semakin sering dijumpai di masyarakat.
“Dalam 10 tahun terakhir ini ada fenomena penyakit baru atau tren baru yang disebut dengan text neck. Di Amerika pertama kali disadari bahwa banyak sekali anak-orang muda sekarang yang sakit leher,” kata dr. Mahdian, dikutip Jumat (24/7/2026).
Awas Sering Main Gadget Bisa Bikin – Selain text neck, penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat menyebabkan saraf kejepit atau yang dikenal sebagai carpal tunnel syndrome. Kondisi ini terjadi ketika saraf median di pergelangan tangan tertekan akibat posisi tangan yang tidak nyaman saat mengetik atau memegang perangkat. Gejala yang muncul meliputi kesemutan, nyeri, dan kelemahan pada tangan dan jari-jari.
Penting bagi kita untuk memperhatikan postur tubuh saat menggunakan perangkat elektronik guna mencegah gangguan saraf di masa depan. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menjaga posisi kepala sejajar dengan bahu, melakukan peregangan secara rutin, dan membatasi waktu penggunaan gadget setiap hari. Selain itu, penggunaan alat bantu seperti bantal leher atau stand gadget juga dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf.
Dengan kesadaran yang lebih tinggi terhadap dampak penggunaan gadget, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi tanpa mengorbankan kesehatan. Awas Sering Main Gadget Bisa Bikin – jangan sampai kebiasaan sederhana ini menjadi masalah kesehatan serius yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Mari mulai dari sekarang dengan memperhatikan cara kita menggunakan perangkat elektronik yang semakin mendominasi kehidupan modern.

