Women

Bayi Minum ASI Berapa Banyak dalam Sehari? Ini Tanda si Kecil Sudah Kenyang

ibu_menyusui-X0SI_large
Foto : Daniel Garcia - partaiberita.com
Table of Contents
  1. Bayi Minum ASI Berapa Banyak: Panduan Lengkap Tanda Kenyang dan Pola Menyusu
  2. Related Reading

Bayi Minum ASI Berapa Banyak: Panduan Lengkap Tanda Kenyang dan Pola Menyusu

Partaiberita.com – Bagi para orang tua baru, salah satu pertanyaan paling mendasar yang sering muncul adalah Bayi Minum ASI Berapa Banyak dalam sehari? Keinginan agar si kecil tidak kekurangan nutrisi menjadi prioritas utama setiap ibu. Selain jumlah asupan, banyak yang bertanya bagaimana cara memastikan bayi telah mendapatkan ASI yang memadai setelah proses menyusui. Memahami kebutuhan harian ini sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang optimal sang buah hati.

dr. Mutiara Retno Anjani, Sp.A, seorang dokter spesialis anak dari RS Hermina Serpong, menjelaskan hal ini dalam acara Morning Zone yang disiarkan melalui Youtube Okezone. Ia menekankan bahwa kebutuhan ASI pada bayi baru lahir tidak selalu diukur dalam mililiter seperti susu formula. Yang lebih krusial adalah mengamati frekuensi menyusu serta berbagai tanda kecukupan pada bayi. Setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sesuai dengan usia dan pertumbuhannya.

Frekuensi Menyusu dan Pola Makan Bayi

Secara umum, bayi baru lahir akan menyusu setiap dua hingga tiga jam sekali. Namun, terdapat fase-fase tertentu di mana bayi mungkin meminta menyusui lebih sering, bahkan hingga satu jam sekali, terutama ketika mengalami percepatan pertumbuhan. dr. Mutiara menjelaskan:

“Biasanya bayi menyusu 2–3 jam sekali. Tetapi ada fase-fase tertentu ketika bayi membutuhkan lebih cepat, bisa satu jam sekali karena sedang mengalami percepatan pertumbuhan.”

Rata-rata, bayi baru lahir menyusu sekitar delapan hingga dua belas kali dalam sehari. Pola ini juga dipengaruhi oleh kondisi bayi, mengingat bayi baru lahir cenderung lebih banyak tidur sehingga terkadang perlu dibangunkan untuk menyusu sesuai kebutuhan mereka. Penting bagi ibu untuk tetap tenang dan mengikuti insting bayi dalam hal frekuensi menyusu.

“Tapi rata-rata bayi-bayi baru lahir itu kan lebih suka tertidur ya, itu 2-3 jam sekali. Jadi, mungkin 8-12 kali menyusunya dalam sehari.”

Tanda Bayi Mendapatkan ASI Cukup

Untuk mengetahui apakah bayi telah menerima ASI yang cukup, dr. Mutiara menyebutkan beberapa indikator penting. Salah satunya adalah adanya suara menelan saat bayi menyusu, yang terdengar seperti suara “glek-glek”. Selain itu, ibu juga dapat merasakan let down reflex atau refleks pengeluaran ASI, yaitu sensasi ketika ASI mulai keluar dengan lebih lancar.

“Biasanya saat menyusu ada tanda-tanda bayi menelan, terdengar seperti suara glek-glek. Itu ada nanti saat menyusui. Ibunya juga ada nanti sensasi namanya let down reflex. Sensasi ASI-nya itu keluar,” ujar dr. Mutiara.

Frekuensi buang air kecil bayi juga menjadi indikator penting. Bayi yang mendapatkan ASI cukup biasanya akan lebih sering mengganti popok. Setelah beberapa hari pertama kelahiran, bayi umumnya dapat buang air kecil sekitar enam hingga delapan kali dalam sehari. Ini menunjukkan bahwa hidrasi dan asupan nutrisi berjalan dengan baik.

“Tanda lainnya, bayi itu pipisnya sering. Sering ganti popok, biasanya 6-8 kali dalam sehari,” jelas dr. Mutiara.

Pertumbuhan berat badan juga menjadi penentu apakah kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi. dr. Mutiara menambahkan bahwa kontrol biasanya dilakukan pada minggu pertama atau bulan pertama untuk melihat kenaikan berat badan bayi. Dari situ juga bisa dinilai apakah pertumbuhan bayi berjalan dengan baik.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa kali bayi harus menyusu dalam sehari? Bayi baru lahir biasanya menyusu 8-12 kali dalam sehari, atau setiap 2-3 jam sekali. Namun, selama fase percepatan pertumbuhan, frekuensi ini bisa meningkat hingga satu jam sekali.

Bagaimana cara tahu bayi sudah kenyang? Tanda bayi kenyang antara lain: suara menelan saat menyusu, refleks let down yang dirasakan ibu, frekuensi buang air kecil 6-8 kali sehari, dan kenaikan berat badan yang sesuai standar.

Apakah perlu membangunkan bayi untuk menyusu? Ya, karena bayi baru lahir cenderung lebih banyak tidur, ibu perlu membangunkannya untuk menyusu sesuai kebutuhan agar asupan ASI tetap terpenuhi.

Berapa lama fase percepatan pertumbuhan pada bayi? Fase percepatan pertumbuhan biasanya terjadi pada minggu-minggu awal kehidupan bayi. Selama fase ini, bayi akan lebih sering meminta menyusui.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perawatan bayi, Anda dapat mengunjungi artikel terkait di Okezone Women.

Leave a Comment