Topics Covered: Daftar Pemenang Penghargaan Super League 2025-2026 – David da Silva Sabet Top Skor, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik!
Topics Covered: Liga Super 2025-2026 telah selesai digelar setelah pertandingan penutup di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada hari Sabtu, 23 Mei 2026. Persib Bandung berhasil meraih gelar juara pertama mereka dalam tiga musim terakhir, mengukuhkan posisi sebagai klub pemenang pertama dengan tiga trofi dalam satu musim di era Liga Indonesia. Kemenangan tipis 0-0 atas Persijap Jepara menjadi penentu, karena Maung Bandung mengumpulkan 79 poin yang sama dengan Borneo FC, tetapi unggul berdasarkan pertemuan langsung di babak final.
Penghargaan untuk Tim Terbaik
Secara umum, penghargaan untuk kategori tim diraih oleh klub-klub yang menunjukkan komitmen luar biasa sepanjang musim. Borneo FC menjadi juara kedua, tetapi mendapatkan penghargaan Fair Play Award karena konsistensi tinggi dalam bermain sportif. Penghargaan tim paling produktif diberikan kepada Pesut Etam, yang mencetak total 74 gol sepanjang musim. Dalam hal jumlah kemenangan, tim dari Samarinda ini mengoleksi 25 kemenangan, menjadikan mereka sebagai tim dengan rekor terbaik kedua setelah Persib Bandung.
Besides, beberapa tim lain juga meraih penghargaan spesifik. Pemain dari Persebaya Surabaya, Teguh Karyono, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik dalam kategori kiper, mengalahkan pesaing seperti Pratama Arhan dari Persela Lamongan. Di sisi penyerang, Mariano Peralta dari Borneo FC mengungguli dua kandidat lain, yaitu Alex Martins dan Dalberto, dengan torehan 20 gol. Kemenangan terakhir timnya di laga melawan Malut United menjadi penutup perjalanan kemenangannya.
Penghargaan Individu yang Menonjol
David da Silva, pemain asing dari Persib Bandung, berhasil menjadi Top Skor Liga Super 2025-2026. Pemain asal Brasil ini mencetak 22 gol sepanjang musim, menjadikannya salah satu andalan Maung Bandung dalam perjalanan menuju gelar juara. Kemenangan di babak final membuat da Silva menjadi salah satu dari enam pemain yang meraih penghargaan dalam kategori individu, bersamaan dengan Mariano Peralta.
Pencapaian da Silva tidak hanya terletak pada jumlah golnya, tetapi juga kemampuannya dalam memimpin tim di setiap laga. Ia menjadi simbol keberhasilan Persib Bandung, yang mencatatkan torehan 50 poin dari 24 laga di babak reguler.
Di sektor pemain terbaik, Mariano Peralta mendapatkan pengakuan setelah membawa Borneo FC ke babak final. Meski gagal menjadi juara, permainannya yang konsisten sepanjang musim membuatnya layak untuk meraih gelar tersebut. Peralta juga memperkuat daftar pemenang di kategori pencetak gol terbanyak, berdasarkan rekor 20 gol yang diukir di laga-laga krusial.
Beberapa nama lain dari pemain Borneo FC juga masuk ke daftar pemenang. Bek asal Brasil, Rodrigo Siqueira, menjadi Pemain Terbaik di kategori pertahanan, sementara bek tengah Muhammad Kautsar memperoleh penghargaan Pemain Terbaik di kategori bertahan. Di sisi lain, pemain muda dari Persebaya Surabaya, Rizky Muhammad, meraih gelar Pemain Terbaik di kategori pemain muda, menunjukkan bakat luar biasa sejak musim pertama.
