News

Sempat Buron – Penjambret Kalung Emas di Jakbar Ditangkap

Sempat Buron, Penjambret Kalung Emas di Jakbar Ditangkap

Sempat Buron – Dalam sebuah penangkapan yang mengejutkan, D, pelaku pencurian kalung emas di wilayah Jakarta Barat, akhirnya ditangkap setelah sempat buron selama beberapa hari. Aksi kejahatan ini terjadi pada Minggu (7/6/2026), di mana D bertindak sebagai eksekutor utama dalam upaya menjarah perhiasan emas dari korban. Menurut Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar, D sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum akhirnya diungkap oleh petugas. Penangkapan ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengejar pelaku kejahatan hingga ke ujung.

Latar Belakang Kejadian

Aksi penjambretan terjadi di sebuah tempat umum di Jakarta Barat, tempat yang sering dikunjungi oleh warga sekitar. Berdasarkan keterangan polisi, korban adalah seorang perempuan yang sedang berjalan kaki di jalanan saat D mendekatinya dengan cara yang tiba-tiba. Dikatakan bahwa pelaku menggunakan kecepatan dan kejutan untuk mengambil kalung emas dari leher korban. Meski kejadian ini terjadi di area yang terlihat, D sempat buron setelah melarikan diri ke jalanan lain, sehingga petugas harus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitasnya.

Menurut informasi yang didapat, D adalah warga lokal yang sebelumnya pernah terlibat dalam beberapa kasus pencurian kecil. Polisi mengungkap bahwa aksi penjambretan ini adalah bagian dari rangkaian kejahatan yang terencana, dengan rekan-rekan pelaku berperan sebagai penjaga atau pengendali dari belakang. Kapolsek menyebutkan bahwa D sempat buron setelah melarikan diri ke Penjaringan, Jakarta Utara, dan akhirnya berhasil ditangkap setelah petugas menelusuri jejaknya melalui rekaman CCTV dan saksi mata.

Deteksi dan Penangkapan

Penangkapan D dilakukan di sebuah tempat parkir yang cukup sibuk di Penjaringan, Jakarta Utara, pada hari yang sama dengan kejadian penjambretan. Petugas menemukan pelaku setelah melacak gerak-geriknya selama beberapa hari. “D sempat buron, tetapi kepolisian terus memantau keberadaannya hingga akhirnya berhasil menangkapnya,” jelas Kompol Bobby M. Zulfikar. Dalam proses penangkapan, pelaku tidak menawarkan perlawanan berarti, meski sempat berusaha melarikan diri ke kendaraan yang berhenti di sampingnya.

Selama operasi, polisi menemukan barang bukti berupa kalung emas yang berhasil disita dari tangan D. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah alat yang digunakan dalam aksi tersebut, seperti kunci pas dan tali untuk mengikat korban. Bobby menyebutkan bahwa D sempat buron karena memahami risiko besar jika tertangkap, namun keberhasilan penyelidikan dan kerja sama masyarakat membuat petugas dapat memastikan identitasnya. Aksi ini juga menjadi contoh bagaimana kepolisian Jakarta Barat meningkatkan keamanan di sekitar area rawan pencurian.

Motif dan Keterlibatan Lain

Dalam wawancara dengan polisi, D mengakui bahwa aksi pencurian kalung emas dilakukan karena kebutuhan ekonomi. “Saya hanya membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar D saat diperiksa. Namun, polisi masih mempertimbangkan kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus narkoba, karena beberapa saksi menyebutkan bahwa D sering terlihat membawa bungkus plastik kecil di sekitar area kejadian. Meski belum ada bukti pasti, pihak kepolisian menjanjikan akan mengeksplorasi seluruh kemungkinan keterlibatan pelaku dalam berbagai kejahatan.

Kejadian ini juga menimbulkan kecemasan di kalangan warga Jakarta Barat, yang sebelumnya terbiasa dengan aksi pencurian di area umum. Kapolsek menyebutkan bahwa selain D, masih ada beberapa pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut, tetapi mereka masih dalam penyelidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan tindakan mencurigakan. Dengan penangkapan D yang sempat buron, harapan besar diberikan kepada kepolisian untuk menurunkan angka kejahatan di wilayah tersebut.

Proses penyelidikan terus berlangsung, dengan petugas berusaha memperoleh data lebih lanjut untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang terlewat. Dalam beberapa hari terakhir, D menjadi bahan perbincangan di kalangan warga karena aksinya yang memicu kekhawatiran akan keamanan. Kapolsek Metro Tamansari menyebutkan bahwa keberhasilan menangkap D yang sempat buron menjadi bukti bahwa sistem keamanan di wilayah Jakarta Barat sedang berjalan optimal. Pihak kepolisian berharap dengan penangkapan ini, warga kembali merasa nyaman dan aman dalam beraktivitas di area tersebut.

Leave a Comment