Bola

Latest Update: I.League Rilis Daftar Klub Lolos Lisensi AFC Champions League dan Super League

I.League Umumkan Daftar Klub Lolos Lisensi AFC Champions League dan Super League

Latest Update – Dalam rangka memperkuat kualifikasi klub untuk kompetisi tingkat internasional, PT Liga Indonesia Baru (I.League) telah merilis daftar tim yang berhasil memperoleh lisensi AFC Champions League 2 dan Super League. Hasil ini menjadi informasi terbaru bagi para penggemar sepak bola dan pengelola klub profesional di Indonesia.

Klub Super League dan Kriteria Persyaratan

Dalam kategori Super League, terdapat 17 klub yang telah memenuhi standar lisensi untuk musim 2025-2026. Namun, satu tim, yaitu PSBS Biak, tidak lolos karena belum mencapai kriteria yang ditetapkan. Di sisi lain, sembilan klub dari level Championship, termasuk PSIM Yogyakarta yang baru naik ke level tersebut, berhasil mendapatkan lisensi Super League.

Proses evaluasi kini mencakup lebih dari 40 kriteria, yang dikelompokkan dalam tiga kategori utama. Kriteria A merupakan standar paling ketat, sementara Kriteria B memerlukan pencapaian minimum. Klub yang gagal memenuhi Kriteria A tetap bisa diberi lisensi, tetapi dengan sanksi administratif. Dari 17 klub, delapan di antaranya dinyatakan memenuhi syarat tanpa catatan, sementara sembilan lainnya diberi status ‘granted with sanctions’.

Klub promosi seperti Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC menjadi sorotan karena mereka memperoleh lisensi Super League. Pencapaian ini menunjukkan kenaikan kualitas tim-tim yang sebelumnya berada di level Championship. Berikutnya, klub-klub ini akan bersaing dalam Liga 1 Indonesia untuk mendapatkan posisi terbaik dan berkesempatan melangkah ke kompetisi nasional.

Lisensi ACL 2 dan Penyisihan Tim

Dalam kategori ACL 2, 16 klub yang berada di level Super League dinyatakan lolos. Delapan tim diberi status ‘granted’ dengan catatan khusus, sementara delapan lainnya mendapatkan ‘granted with sanctions’. Tim-tim yang lolos meliputi PSM Makassar, Dewa United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Borneo FC, Persib Bandung, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta.

Latest Update – Dari daftar tersebut, beberapa klub terkenal seperti Bhayangkara FC, Bali United, dan Arema FC tetap diberi lisensi, tetapi dengan sanksi. Mereka dinilai telah memenuhi Kriteria B, meski tidak mencapai Kriteria A. Penyisihan ini menunjukkan bahwa semua tim memiliki peluang untuk berpartisipasi, meski dengan tingkat persaingan yang berbeda.

“Proses evaluasi lisensi klub melibatkan penilaian menyeluruh terhadap aspek keuangan, infrastruktur, dan kinerja tim. Kriteria A memerlukan pengelolaan anggaran yang stabil, infrastruktur stadion dan pelatihan yang memadai, serta catatan prestasi baik di level nasional maupun internasional,” tutur Asep Saputra, direktur I.League, dalam konferensi pers di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Latest Update – Dengan lisensi AFC Champions League 2 dan Super League, klub-klub yang lolos akan bersiap untuk bertarung di kompetisi nasional. Penilaian ini menjadi dasar untuk menentukan tim mana yang akan mengikuti turnamen Internasional, terutama bagi yang berada di level paling atas. Kriteria yang digunakan mencerminkan komitmen I.League untuk meningkatkan standar sepak bola Indonesia.

Klub yang lolos lisensi akan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertandingan penting, baik di dalam maupun luar negeri. Hasil ini memberikan harapan bagi pengembangan sepak bola profesional, terutama bagi tim-tim yang ingin mengukir nama di panggung internasional. Proses evaluasi ini juga menjadi tolak ukur bagi keberlanjutan klub dalam jangka panjang.

Leave a Comment