Antonio Conte Rela Tak Diberi Kompensasi demi Timnas Italia, Siap Berpisah dengan Napoli
Topics Covered – Antonio Conte berencana meninggalkan Napoli setelah akhir musim Liga Italia 2025-2026, dengan alasan utama untuk fokus pada tugas memimpin Timnas Italia. Kabar ini muncul setelah mantan pemain Juventus tersebut mengungkapkan keinginan untuk mengorbankan kompensasi finansial demi kontribusi lebih besar di level internasional. Penyesuaian jadwal pelatihannya dipercaya dapat mempercepat persiapan tim nasional menuju ajang besar, meski tidak ada pernyataan resmi mengenai detail kesepakatan tersebut.
Konteks Perubahan di Pemimpin Timnas Italia
Topics Covered juga mencakup keputusan Gennaro Gattuso untuk mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Italia pada Maret 2026, setelah Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia. Langkah Gattuso mengikuti keberhasilan Presiden FIGC Gabriele Gravina dalam mengakhiri masa jabatannya. Pergantian di kursi pelatih memicu spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi posisi tersebut, dengan nama Antonio Conte secara signifikan masuk dalam daftar kandidat.
Dalam pemilihan presiden FIGC yang diadakan pada 22 Juni 2026, kabar bahwa Conte telah mencapai kesepakatan dengan Napoli menjadi sorotan utama. Rapat tertutup antara Conte dan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis mengungkapkan niat mantan pelatih Inter dan Chelsea untuk berpindah ke tim nasional. Meski belum ada konfirmasi resmi, beberapa sumber menyebut bahwa ini adalah langkah strategis yang telah dipersiapkan sejak lama.
Proses Pemindahan dan Dukungan dari Klub
Topics Covered menunjukkan bahwa De Laurentiis dinilai terbuka terhadap keinginan Conte, terutama setelah keberhasilan negosiasi terkini. Kepindahan pelatih berusia 52 tahun ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi kariernya di tingkat internasional, tetapi pihak klub juga mengevaluasi kesepakatan kompensasi yang akan diberikan. Meski tidak jelas apakah kompensasi akan diberikan, langkah Conte mencerminkan prioritasnya pada prestasi Timnas Italia.
Antonio Conte, yang pernah sukses memimpin klub seperti Juventus, Inter Milan, dan Chelsea, dikenal sebagai pelatih berpengalaman dalam mengangkat tim ke level tertinggi. Kemampuannya mengelola timnas di tingkat internasional dianggap sangat penting, terutama setelah Italia mengalami keterbatasan hasil di beberapa turnamen besar. Dengan berpindah ke Timnas Italia, Conte berharap bisa memberikan dampak signifikan untuk mengembalikan kejayaan tim tersebut.
Menurut laporan Football Italia, Selasa (19/5/2026), eks gelandang Juventus itu telah mencapai kesepakatan dengan klub. Rapat tertutup yang diadakan Conte dengan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis membuka kemungkinan kepergiannya. Ia menyatakan niat untuk berpisah dan langsung melatih Timnas Italia, meskipun harus mengorbankan kompensasi yang biasanya diberikan.
Kelanjutan Karier Conte dan Harapan Timnas Italia
Topics Covered menunjukkan bahwa keputusan Conte untuk meninggalkan Napoli akan menjadi langkah besar dalam karier kepelatihannya. Di Timnas Italia, ia diharapkan mampu membangun strategi yang kompetitif, terutama mengingat persaingan di babak grup Piala Dunia akan sangat ketat. Namun, keberhasilan ini bergantung pada kesiapan klub dan tim nasional dalam menyesuaikan jadwal serta ekspektasi.
Kepindahan Conte juga dianggap sebagai respons terhadap kebutuhan Timnas Italia untuk memiliki pelatih yang mampu menghadirkan kestabilan dan kemajuan. Dengan pengalaman di klub-klub besar, ia diharapkan bisa memimpin pemain-pemain muda serta veteran ke arah kesuksesan. Meski belum pasti, penggemar dan analis sepak bola di Italia memandang ini sebagai kesempatan emas bagi kembali membangun prestasi nasional.
