Celebrity

Latest Program: Klarifikasi Davina Karamoy soal Kasus Hanania Travel: Aku Berangkat Umrah Bayar Rp233 Juta!

Klarifikasi Davina Karamoy Soal Kasus Hanania Travel: Umrah Rp233 Juta di Latest Program!

Latest Program – Kasus Hanania Travel yang kini ramai dibicarakan publik semakin terang berkat pernyataan Davina Karamoy, yang menyampaikan klarifikasi terkait biaya umrah sebesar Rp233 juta. Sebagai bagian dari program terbaru yang disebut Latest Program, Davina membagikan pengalaman berangkat umrah melalui agen perjalanan ini, sekaligus membantah tuduhan bahwa ia memperoleh manfaat ekstra dari layanan mereka. Dalam klarifikasi tersebut, Davina menyatakan bahwa biaya perjalanan tidak seluruhnya ditanggung oleh Hanania Travel, melainkan merupakan kontribusi dari anggota keluarga yang ikut berangkat.

Latar Belakang Persoalan

Perusahaan Hanania Travel menjadi sorotan setelah dugaan praktik penipuan dalam menjual paket umrah mencuat ke publik. Banyak pelanggan mengeluhkan pembayaran biaya lebih tinggi dari yang dijanjikan, dengan nilai total mencapai ratusan juta rupiah. Dalam kasus ini, Davina Karamoy menjadi salah satu pelanggan yang mengungkapkan detail pembayaran, terutama setelah ia menyadari bahwa biaya perjalanan tidak sepenuhnya gratis, sebagaimana diterima dalam pertama kali berangkat di tahun 2024.

Perjalanan Pertama: Bantuan Dana dan Program Terkait

Pada 2024, Davina Karamoy menyatakan bahwa ia berangkat umrah melalui Hanania Travel sebagai bagian dari pengalaman yang dipromosikan dalam sebuah program televisi swasta. Namun, dalam kesempatan itu, ia hanya menerima dana saku sebesar Rp10 juta, yang digunakan untuk membantu pengeluaran selama perjalanan. Dengan kata lain, Davina tidak menerima pengganti biaya penuh dari perusahaan, melainkan bentuk bantuan kecil.

Sebagai bentuk klarifikasi, Davina menegaskan bahwa dalam perjalanan kedua yang dilakukan pada tahun 2025, ia membiayai sendiri seluruh kebutuhan, termasuk biaya untuk anggota keluarganya. “Pada 2025, aku dan keluarga berangkat sendiri… Alhamdulillah ada rezeki, bisa berangkat bersama keluarga dan bayar sendiri,” kata Davina dalam wawancara terkini.

Peran Kuasa Hukum dan Bukti Pembayaran

Yulius Irawansyah, kuasa hukum Davina Karamoy, mengungkapkan bahwa dana saku yang diterima dalam perjalanan pertama hanya sebagai bantuan, bukan pengganti biaya penuh. “Di 2025 itu bayar, dan jumlah yang kita bayarkan itu untuk beberapa orang totalnya Rp233 juta,” jelasnya saat memberikan bukti pembayaran kepada penyidik. Pernyataan ini menjadi bagian penting dalam upaya Davina untuk membuktikan bahwa ia tidak memperoleh keuntungan ekstra dari Hanania Travel.

Dalam klarifikasi yang lebih rinci, Davina menjelaskan bahwa ia mengeluarkan dana pribadi hingga ratusan juta rupiah untuk membiayai perjalanan umrah kedua. Ini menunjukkan komitmen keluarganya untuk melakukan perjalanan secara mandiri, sekaligus menegaskan bahwa total biaya mencapai Rp233 juta, yang merupakan jumlah keseluruhan untuk seluruh anggota keluarga yang ikut berangkat.

Kontroversi dan Reaksi Publik

Kasus ini memicu perdebatan di media sosial dan media massa, dengan beberapa pihak menilai bahwa Davina Karamoy menjadi korban dari praktik yang dilakukan Hanania Travel. Namun, Davina berusaha menjelaskan bahwa ia terlibat dalam program Latest Program sebagai bagian dari pengalaman dan kerja sama yang terbuka. “Latest Program mengungkapkan transparansi, jadi aku yakin bahwa semua informasi sudah jelas,” ujarnya dalam sesi wawancara terbaru.

Menurut laporan terkini, penyidik sedang memeriksa latar belakang perusahaan dan transaksi keuangan yang terkait. Davina Karamoy berharap klarifikasi ini bisa membantu publik memahami bahwa biaya umrah yang dibayarkan bukanlah hasil endorsement penuh, melainkan bagian dari pengalaman yang ia bagikan secara jujur. Dengan penjelasan ini, Davina menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan kejujuran dalam berbagi informasi.

Leave a Comment