Celebrity

Latest Update: BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Ini Respons Pramono Anung

Latest Update: BTS Memilih GBK sebagai Lokasi Konser, Pramono Anung Beri Tanggapan

Latest Update – JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons atas keputusan BTS untuk menggelar konser di Gelora Bung Karno (GBK) daripada Jakarta Internasional Stadium (JIS). Pernyataan ini terungkap dalam upacara peresmian Stasiun KRL JIS, Senin (22/6/2026), di mana Pramono menyatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan pilihan tersebut. Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa konser BTS di GBK tetap memberikan manfaat signifikan bagi pemerintah DKI Jakarta.

Permintaan Konser di JIS dan Kompromi yang Diambil

Saat pertama kali mengetahui rencana konser BTS di Jakarta, Pramono Anung memperjuangkan agar acara tersebut digelar di JIS. Menurutnya, JIS memiliki fasilitas modern dan lokasi strategis yang mampu menarik perhatian lebih luas. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk permintaan dari para penggemar (ARMY) yang lebih mengutamakan GBK, pihak pemerintah akhirnya bersedia menerima keputusan untuk berlangsung di GBK.

Update terbaru menyebutkan bahwa pihak penyelenggara konser BTS telah menetapkan GBK sebagai lokasi utama. Lokasi ini telah menjadi simbol kebanggaan Jakarta sejak 1960-an, dengan kapasitas hingga 100.000 penonton. Pramono menilai bahwa keputusan ini bisa memperkuat kembali citra GBK sebagai pusat kegiatan budaya dan hiburan, sekaligus menggairahkan ekonomi lokal.

Kebutuhan Pemenuhan Infrastruktur dan Pengelolaan Kebijakan

Pemerintah DKI Jakarta juga menyebutkan bahwa konser di GBK akan memudahkan pengelolaan infrastruktur, terutama dalam hal transportasi dan keamanan. GBK terletak di tengah kota, sehingga aksesibilitasnya lebih tinggi dibanding JIS yang berada di area permukiman. Pramono menjelaskan, meski JIS menjadi pilihan ideal untuk acara besar, keputusan untuk GBK tetap mempertimbangkan kebutuhan optimalisasi penonton lokal.

“Update terkini menunjukkan bahwa pihak BTS memilih GBK karena kebutuhan memenuhi permintaan penonton yang lebih besar, meski JIS tetap menjadi tempat bersejarah,” ujarnya.

Selain itu, Pramono menyoroti bahwa pemerintah tidak ingin mempermasalahkan pilihan ini, asalkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia mengharapkan konser BTS mampu mempromosikan Jakarta sebagai destinasi hiburan internasional yang menarik.

Dalam kesempatan ini, Pramono juga mengungkapkan rencana pemanfaatan GBK untuk acara lain. Ia berharap konser BTS menjadi batu loncatan bagi pengembangan GBK sebagai venue multifungsi. Tidak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan industri hiburan dalam menghadirkan event besar seperti ini.

Konser BTS di GBK diharapkan bisa memberikan dampak positif yang signifikan, baik secara ekonomi maupun sosial. Diperkirakan, event ini akan menarik ribuan penggemar dari berbagai penjuru Indonesia, yang berpotensi meningkatkan pengeluaran di sekitar lokasi. Selain itu, kehadiran BTS juga diperkirakan mampu memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang mampu menyambut event internasional secara baik.

Latest Update menyoroti bahwa keputusan untuk GBK bukanlah akhir dari upaya pemerintah DKI Jakarta dalam mengembangkan JIS. Pramono Anung menegaskan, JIS tetap akan diprioritaskan untuk acara khusus, seperti olahraga internasional atau festival budaya. Ia berharap keputusan ini menjadi contoh keterbukaan dalam memenuhi kebutuhan berbagai pihak, sekaligus menjaga keseimbangan pengembangan infrastruktur di Jakarta.

Leave a Comment